Scroll untuk baca artikel
Sastra

Gus Mus, Antara Sajak Cinta dan Kebenaran

Redaksi
×

Gus Mus, Antara Sajak Cinta dan Kebenaran

Sebarkan artikel ini

Ya Allah, betapa pun besarnya dosa kami,
di lautan pengampunanMu yang agung
kiranya tak berarti
Hanya Engkau yang mengampuni.
Apabila Engkau tutup pintu pengampunanMu
Ke pintu mana kami akan mengetuk.

Rabbana zhalamnaa anfusanaa fainlam taghfir lanna
Watarhamnaa lanakuunanna minalkhaasiriin
Ya allah ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami
sendiri, apabila Engkau tidak mengampuni dan merahmati
kami, niscaya kami benar-benar tergolong orang-orang yang
merugi.

Rabbanaa aatinaa minladunKa rahmatan wahayyi lanna min
Amrinna rasyadaa…
Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami rahmat dari sisiMU
Dan sempurnalah untuk kami kebenaran dai urusan kami
cahaya membetot diriku
dan akhirnya kulihat langit
dari langit meluncur kilau basmalah
kilau hamdalah
maka
dari ba-basmalah
dari ha-hamdalah
kupasang tiang alif
kusiapkan kayuh laam
kukembangkan layat miin
dan kulayari laut firmanmu

yang aduhai luas dan agung

kini aku siap mengarungi
bahkan urat nadiku sendiri
hingga daerah paling angker
dalam diriku

1416