Scroll untuk baca artikel
Kontemplasi

Hari Ant(r)i Korupsi

Redaksi
×

Hari Ant(r)i Korupsi

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Setiap tanggal 9 Desember diperingati sebagai Hari Antikorupsi Sedunia. Santri Cilik selesai membuat kopi, lalu mengantarkannya kepada Kiai Cungkring yang menemui tamu di teras rumah.

“Di Hari Antikorupsi Sedunia ini apa yang hendak Kiai pesankan kepadaku,” pinta Santri Cilik

Kemudian Kiai Cungkring membacakan satu ayat dari surat Ar-Rahman yang diulang sampai 31 kali, “Fa biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban yang artinya Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?.”

“Coba kamu resapi sendiri maksudnya,” tutur Kiai Cungkring

Santri Cilikmerasa gembira mendapatkan satu pesan di hari anti korupsi sedunia. Begitu juga Kiai Cungkring merasa mendapatkan kenikmatan setelah mencicipi kopi pahit.

Kiai Cungkring meminta Santri Cilik untuk mencari di Al-Quran tentang numerologi angka 31 Sebagaimana salah satu ayat Ar-Rahman yang diulang sampai 31 kali.

“Pakai ilmu cocokologi,” terangnya.

Santri Cilik bergegas mengambil Al-Quran. Ia mencoba membandingkan antara ayat makna angka 31 tersebut. Kemudian Santri Cilik mencari model numerologi yang pertama surah 31 ayat 31:

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱلْفُلْكَ تَجْرِى فِى ٱلْبَحْرِ بِنِعْمَتِ ٱللَّهِ لِيُرِيَكُم مِّنْ ءَايَٰتِهِۦٓ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

tidakkah kamu memperhatikan bahwa Sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.” (QS. Lukman/31: 31)

Kemudian dengan kode numerologi angka 31, Santri Cilik membuka AL-Quran surah 3 ayat 31;

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali-Imran/3: 31)

Santri Cilik mengakhiri pencariannya. Ia merasa sudah cukup mendapatkan jawaban yakni “Sabar dan Syukur.”

Jika kita benar-benar memiliki kedua sifat itu perilaku korupsi dapat terhindarkan karena kita sudah mendapatkan nikmatnya maka Allah Swt akan mencintainya.

“Selama ini sekadar peringatan Hari Ant(r)i korupsi.  Kadang dari partai ini dan partai itu, lalu dari kelas teri hingga kelas beras,” gerutu Santri Cilik.

Pasulukan Annairi, 09/12/2021