Scroll untuk baca artikel
Berita

KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Alumni PP Bahrul Ulum

×

KH Miftachul Akhyar Kembali Terpilih Jadi Rais Aam PBNU, Alumni PP Bahrul Ulum

Sebarkan artikel ini

KH Miftachul Akhyar kembali terpilih sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031, mengukir kebanggaan tersendiri sebagai alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

BARISAN.CO – KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya memimpin jajaran Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah terpilih sebagai Rais Aam PBNU masa khidmat 2026–2031 dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.

KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Sembilan anggota AHWA menetapkan kiai asal Surabaya tersebut secara mufakat untuk kembali menduduki posisi tertinggi dalam struktur Syuriyah PBNU.

Terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar menjadi Rais Aam sekaligus menjadi kabar penting bagi keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. KH Miftachul Akhyar diketahui merupakan salah satu alumni atau santri yang pernah menimba ilmu di lingkungan pesantren yang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam dan tradisi keilmuan NU tersebut.

Riwayat pendidikan KH Miftachul Akhyar ditempuh di sejumlah pesantren. Selain pernah belajar di Tambakberas, Jombang, ia juga tercatat pernah menimba ilmu di sejumlah pesantren lainnya, termasuk Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, dan pesantren di Lasem, Jawa Tengah.

Bagi keluarga besar PP Bahrul Ulum Tambakberas, terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar memiliki makna tersendiri. Muktamar ke-35 NU sendiri digelar di lingkungan pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan dan perjuangan Nahdlatul Ulama.

Penetapan Rais Aam menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU. Setelah Rais Aam ditetapkan, proses pemilihan Ketua Umum PBNU untuk masa khidmat 2026–2031 menjadi agenda berikutnya.

Dengan terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar, kepemimpinan Syuriyah PBNU periode 2026–2031 akan kembali berada di bawah sosok ulama yang memiliki pengalaman panjang dalam struktur Nahdlatul Ulama.

Profil Singkat KH Miftachul Akhyar

KH Miftachul Akhyar merupakan ulama asal Surabaya yang dikenal memiliki perjalanan panjang di lingkungan pesantren dan Nahdlatul Ulama. Ia pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi penting dalam organisasi, hingga kemudian menjadi Rais Aam PBNU.

Selain memiliki pengalaman dalam kepemimpinan NU, KH Miftachul Akhyar juga dikenal memiliki latar belakang pendidikan pesantren yang kuat. Pengalaman belajar di sejumlah pesantren, termasuk PP Bahrul Ulum Tambakberas, menjadi bagian dari perjalanan keilmuan yang membentuk kiprahnya sebagai ulama dan tokoh NU.

Terpilihnya kembali KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU menegaskan kepercayaan para ulama AHWA terhadap kepemimpinan dan kapasitas keulamaannya untuk memimpin jajaran Syuriyah PBNU dalam lima tahun ke depan.