Masjid Istiqlal Tidak Menggelar Shalat Idul Adha, Masjid di Zona Hijau Bagaimana

  • Whatsapp
Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal selalu dipenuhi jamaah hingga puluhan ribu

Barisan.co – Kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, sebagaimana hari raya Idul Fitri untuk saat ini Masjid Istiqlal juga tidak akan menyelenggarakan shalat Idul Adha. Keputusan ini sebagaimana keterangan Menteri Agama Fachrul Razi mencermati perkembangan pandemi Covid-19.

Trend positif Covid-19 terus mengalami kenaikan, bahkan di tingkat negara ASEAN Indonesia menduduki peringkat satu. Penambahan positif hari inipun mencapai 2.657 orang, sedangkan total keseluruhan tembus 70.736 Orang.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyampaikan angka kasus positif Corona Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah.

Dengan demikian Masjid Istiqlal tidak menggelar shalat Idul Adha seusai Kementerian Agama menggelar rapat bersama Menteri Perekonomian Pembangunan dan Manusia (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Kamis (9/7/2020).

Menag Fachruz Razi mengatakan, bahwa keputusan ini diambil oleh sebab alasan kesehatan. Masjid Istiqlal merupakan masjid negara, sehingga diikuti puluhan ribu jamaah. Hal inilah yang menyulitkan protokol kesehatan.

Muhadjir Effendy Menko PMK menyampaikan tahun ini tidak ada shalat Idul Adha karena mempertimbangkan kondisi Covid-19 di Jakarta. Keputusan ini merupakan langkah terbaik dalam memberikan jaminan kesehatan dan keamanan untuk jamaah khususnya jamaah masjid Istiqlal.

“Begitupun moment penyelenggarakaan kurban juga ditiadakan. Bagi masjid-masjid lain yang berkeinginan menyelenggarakan shalat Idul Adha harus berpatokan pada surat edaran Kementerian Agama, tuturnya

Muhadjir menambahkan kalau provinsi zona merah untuk tidak menyelenggarakan shalat Idul Adha. Sedangkan beberapa daerah yang masuk zona hijau, sehingga diperbolehkan untuk menyelenggarakan ibadah shalat Idul Adha.

Namun demikian, seluruh masyarakat untuk tetap harus mematuhi protokol kesehatan dan pihak penyelenggara masjid untuk tetap memberlakukan protokol kesehatan. Begitu juga saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, untuk memperhatikan kualitas dan kesehatan hewan kurban. (Lukni/Red)

Pos terkait