Mengenal Rekoset, Penyebab Anggota TNI Berlumuran Darah Saat Baku Tembak dengan KKB Papua

  • Whatsapp
Baku tembak TNI-Polri dengan KKB di Puncak Papua. (Foto: dok. Humas Polda Papua)

BARISAN.CO – Prada Maulana, prajurit TNI Angkatan Darat mengalami luka di bagian wajah akibat rekoset peluru Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Video berdurasi 4 menit 4 detik yang beredar di media sosial memperlihatkan darah mengucur dari hidung Prada Maulana membasahi sebagian wajahnya. Salah seorang anggota Satgas Pamrahwan dari Yonif 715/MTL membersihkan luka Prada Maulan.

Meski darah mengucur membasahi wajahnya, tak lantas membuat Maulana menyerah, ia masih menyempatkan diri kembali memegang senapannya untuk mengosongkan peluru demi keamanan.

Baku tembak ini terjadi saat aparat gabungan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) penikaman tukang ojek A.n Rusman H.R (Suku Bugis) yang terjadi pada tanggal 09 Februari 2021.

Saat ini, Prada Maulana dalam kondisi stabil setelah ditangani paramedis di Puskesmas Ilaga. Dia juga telah kembali ke pos.

Apa Itu Rekoset?

Rekoset adalah terjemahan dari Ricochet. Sebagaimana dikutip dari majalah ‘TSM: teknologi & strategi militer’ edisi tahun 1989, rekoset ialah kondisi ketika proyektil yang ditembakkan memantul karena benda keras.

Secara sederhana, rekoset berarti peluru yang memantul setelah ditembakkan. Biasa disebut awam sebagai peluru nyasar.

Saat amunisi ditembakkan, potensi mengalami rekoset memang ada. Itu terjadi karena ujung pelor tidak menyentuh sasaran secara penuh. Amunisi yang mengalami rekoset masih mungkin punya energi besar. Sehingga bisa merusak atau melukai sasaran yang tidak diinginkan.

Dilansir dari laman ensiklopedia britannica, rekoset juga dipakai dalam strategi militer. Yakni dengan memantulkan tembakan secara berurutan untuk menyerang objek. Strategi ini pernah dipakai saat Perang Dunia II. []

Pos terkait