Scroll untuk baca artikel
Edukasi

Pentingnya Mendidik Anak Tanpa Banyak Larangan

Redaksi
×

Pentingnya Mendidik Anak Tanpa Banyak Larangan

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO – Kesabaran ekstra sangat dibutuhkan ketika orang tua mengasuh anak. Dalam hal ini, para orang tua dituntut untuk bisa memahami anak tanpa mengurangi ketegasan dan kedisiplinan dalam mendidiknya.

Akan tetapi, faktanya banyak Ibu yang mengaku kewalahan ketika mengontrol perilaku anak. Ya, memang tidak bisa dipungkiri rasanya sangat sulit menahan diri untuk tidak melarang anak ketika melakukan ini itu.

Oleh karena itu, maki kita refleksikan kembali apa saja alasan Ibu mengeluarkan berbagai larangan tersebut.

Kenapa saya melarang?

Sebelum orang tua melarang anaknya, pahami dan tanyakan pada diri sendiri dulu ya, Moms. Seperti “mengapa saya melarang anak melakukan hal itu? Apakah risiko yang akan muncul jika saya mengizinkan anak saya melakukan hal tersebut?”

Setelah Anda berpikir terntang alasan dan segala risikonya, Anda akan jauh lebih tenang menghadapi anak. Di sini yang paling terpenting ialah memberi batasan dan menjelaskan mengenai konsekuensi atas perbuatan yang akan dilakukan oleh anak-anak.

Bicara tentang konsekuensi, orang tua bisa menjelaskan secara singkat tentang sebab dan akibat dari sebuah perbuatan yang dilakukan anak-anak. Jadi, mereka akan mengenal apa itu konsekuensi.

Konsekuensi natural dan konsekuensi logis

Konsekuensi natural bisa dijelaskan bahwa segala sesuatu kemungkinan besarnya bisa terjadi akibat perbuatannya. Salah satu contoh konsekuensi natural adalah “Kalau kamu main pintu seperti itu, nanti tanganmu bisa kejepit.”

Sedangkan konsekuensi logis seperti “Ayo nak tidur sudah malam, kalau kamu tidak tidur besok kamu kesiangan.”

Jangan memberi alasan yang tidak logis

Ketika orang tua sedang melarang anaknya, diusahakan jangan memberi alasan atau penjelasan yang tidak masuk akal. Beberapa dari orang tua dengan mudahnya mengeluarkan alasan yang tidak masuk akan bahkan terkesan seperti ancaman.

Bimbang memilih kata larangan untuk anak

Selama ini, orang tua seringkali kebingungan dalam memilih bahasa yang pantas untuk diucapkan kepada anak. Tidak sedikit orang tua yang menghindari kata-kata jangan dan tidak saat memberikan aturan pada si kecil.

Akan tetapi, dalam dunia parenting sebenarnya kata ‘Stop’, ‘Jangan’, ‘Tidak Bisa’, atau ‘Tidak Boleh’ tetap boleh digunakan lho, Moms. Perlu diingat, bahwa kata-kata tersebut membantu anak bahwa ada batasan yang tegas dalam kehidupan sehari-harinya.

Sehingga si kecil akan mengingat bahwa ada batasan atau larangan yang tidak boleh dilanggar demi keamanan dan keselamatannya. Sebagai contoh Anda bisa menggunakan kata “Stop! Jangan main ke jalan raya banyak mobil ya nak.” [rif]