Kesehatan

Sudahkah Anda Minum Hari Ini?

Avatar
×

Sudahkah Anda Minum Hari Ini?

Sebarkan artikel ini
Konsumsi air baik bagi tubuh. Ilustrasi: freepik.com

BARISAN.CO – Kita terbiasa bertanya, “sudah makan atau belum?” kepada orang lain. Tapi jarang bertanya, “sudah minum atau belum?”. Padahal tubuh manusia mengandung sekitar 70 – 80 persen air.

Ada penelitian yang menyebutkan manusia bisa bertahan hidup tanpa makan hingga tiga minggu, namun tanpa minum hanya bisa bertahan empat sampai hari saja. Penelitian itu menunjukkan betapa krusialnya aktivitas minum bagi manusia.

Memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya berdampak baik bagi kinerja organ-organ kita. Sebaliknya, kekurangan cairan berdampak buruk bagi tubuh, dari mulut hingga dubur.

Mereka yang kekurangan cairan akan mengalami permasalahan mulut kering, bau tak sedap dan mudah sariawan. Berbagai masalah pencernaan dari gangguan lambung dan sulit Buang Air Besar (BAB) juga akan menghampiri.

Banyak fakta yang sudah kita lihat, kekurangan minum bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis. Gagal ginjal misalnya. Penyebab utama penyakit ini adalah kurangnya konsumsi air.

Saat kita diare dan menderita sakit tertentu, pasti mendapat saran untuk minum air dalam jumlah banyak. Setelah melakukannya pasti sakit akan mereda dan tubuh akan membaik.

Bahkan banyak penyintas Covid-19 yang menganjurkan kita untuk rajin meminum air saat terinfeksi virus corona agar cepat pulih. Air tak hanya membantu membuang racun – racun dalam tubuh dan melancarkan metabolisme, tapi juga mencegah dehidrasi yang seringkali terjadi saat orang mengalami demam.

Kebutuhan cairan dalam tubuh bisa kita penuhi dengan konsumsi air sekitar 7-8 gelas per hari. Tergantung jenis kelamin dan usianya. Pada perempuan, kebutuhan air sekitar1,8 liter atau tujuh gelas per hari. Tapi pada laki-laki, kebutuhan air mencapai dua liter atau delapan gelas per hari.

Jenis air yang layak dikonsumsi yakni tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Untuk itu sebaiknya hindari minuman bersoda, bewarna dan mengandung pemanis buatan seperti soft drink dan teh kemasan.

Meski begitu, kebutuhan cairan masih bisa kita dapatkan juga dari segelas susu, semangkuk sup, sayur-sayuran dan buah-buahan. Tapi minum air mineral tetaplah lebih baik.

Untuk mengetahui apakah kita sudah memenuhi kebutuhan cairan, kita bisa melihatnya dari warna urin. Jika warna urin bening artinya kita terhidrasi atau kebutuhan airnya sudah terpenuhi.

Akan tetapi jika warnanya kuning pekat bahkan kecoklatan artinya kita dehidrasi atau sedang kekurangan cairan. Saat warna urin kuning pekat, paksakan diri untuk tetap minum meski tidak merasa haus.

Bagaimana jika sedang berpuasa? Pakailah rumus 2-4-2 yakni dua gelas pada saat sahur, empat gelas saat berbuka dan dua gelas saat tarawih atau menjelang tidur.  

Dengan begitu, kebutuhan cairan kita akan terpenuhi dan badan pun akan selalu sehat dan bugar. Jadi, sudahkah Anda minum hari ini? []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *