Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

Through The Darkness: Kisah Profiler Kriminal Pertama di Korsel

Redaksi
×

Through The Darkness: Kisah Profiler Kriminal Pertama di Korsel

Sebarkan artikel ini

Through The Darkness diangkat dari novel non fiksi They Who Read Hearts of Evil oleh Kwon Il-Yong dan Go Na-moo.

BARISAN.CO – Drama Korea Through The Darkness mengisahkan tentang Song Ha-young (Kim Nam-Gil) yang memiliki intuisi begitu tajam. Ha-Young merasa sangsi dengan ditangkapnya seorang terduga pembunuhan kekasihnya.

Terlebih, kepala timnya memaksa terduga tersebut mengaku dengan cara menghajarnya habis-habisan. Dan, akhirnya terduga mengaku.

Dia mencoba mencari tahu lebih dalam untuk menangkap pelaku sebenarnya melalui wawancara dengan salah satu narapidana. Awalnya, Ha-Young hanya ingin menemukan pelaku, namun narapidana itu memanfaatkannya untuk mendapatkan uang.

Meski, terduga pembunuhan yang menewaskan kekasihnya itu bebas, Ha-Young dikucilkan. Kemudian, dia memutuskan bergabung dengan tim analisis perilaku kriminal di Kepolisian Metro Seoul.

Saat itu, profiler masih asing di telinga masyarakat Korea Selatan. Drama ini mengeksplorasi awal mula profiler kriminal di sana dan kesulitan yang mereka hadapi. Bahkan tim ini juga tidak diakui. Bukan hanya letak kantornya yang bukan berada di gedung utama, namun juga mereka kesulitan mendapatkan informasi kasus kriminal agar dapat terlibat dan membantu memecahkannya.

Tiap hari, kejahatan selalu ada. Pepatah mengatakan jika penjahat musnah, maka polisi akan kehilangan mata pencahariannya. Kejahatan tidak bisa dicegah, jika manusia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Diangkat dari Novel

Through The Darkness diangkat dari novel non fiksi They Who Read Hearts of Evil oleh Kwon Il-Yong dan Go Na-moo. Novel ini menceritakan kisah hidup profiler kriminal pertama di Korea Selatan, Kwon Il-yong.

Tidak seperti kisah kriminal pada umumnya, drama ini lebih menyoroti cara mengidentifikasi pembunuh berantai sebelum jatuhnya banyak korban.

Dalam kasus pertama yang dipecahkan oleh tim analisis perilaku, Ha-young mengidentifikasi pelaku sebagai orang yang rapi. Itu karena dari cara pelaku memutilasi korbannya dengan hati-hati. Bahkan ia juga, menemukan pelaku tidak memiliki jari tengah dan jari manis setelah melihat sidik jari pelaku.

https://www.youtube.com/watch?v=zxGKTC0xjfE

Sejak kemunculannya, drama ini meraih rating yang cukup tinggi. Pada episode pertama ratingnya mencapai 6,2 persen dan terus menanjak pada episode keempat menjadi 8,2 persen.

Selain, Kim Na-Gil, pemain utama lainnya ialah Jin-Sun-Kyu, Ryeo Un, dan Kim So-Jin. Drama ini dapat kita saksikan melalui jaringan berbayar VIU mulai 14 Januari lalu setiap hari Jumat dan Sabtu waktu Korea Selatan. [rif]