Expo & Bazar Muktamar NU ke-35 di Jombang mulai memasuki tahap akhir persiapan dan dijadwalkan dibuka malam ini, dengan ratusan stan UMKM siap menyemarakkan rangkaian Muktamar di Tambakberas.
BARISAN.CO – Aktivitas di kawasan Expo & Bazar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di PPBU, Tambakberas, Jombang belum berhenti menjelang pembukaan, Kamis (20/8/2026).
Sejumlah pekerja masih melakukan penataan akhir di sejumlah titik, sementara petugas keamanan mulai mengatur aktivitas kendaraan di sekitar lokasi.
Pantauan di lokasi pada Kamis pagi menunjukkan gerbang utama bertuliskan “Expo & Bazar Muktamar NU ke-35” telah berdiri. Identitas Muktamar dan logo NU juga terlihat menghiasi pintu masuk, berdampingan dengan banner bertema “1 Abad Nahdlatul Ulama”.
Di balik gerbang, deretan tenda putih telah memenuhi area bazar. Sebagian pekerja masih menata perlengkapan dan barang untuk kebutuhan stan. Sebuah truk pengangkut perlengkapan juga terlihat keluar-masuk kawasan untuk mendukung proses finalisasi.
Petugas Banser tampak berada di sekitar pintu masuk untuk membantu mengawasi lalu lintas kendaraan dan aktivitas pekerja.
Panitia menyebut persiapan kawasan Expo & Bazar telah memasuki tahap akhir. Berdasarkan informasi penyelenggara yang diterima redaksi, progres persiapan disebut telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan rampung sebelum pembukaan pada Kamis malam.
Kondisi tersebut sejalan dengan perkembangan persiapan yang telah berlangsung sejak beberapa pekan sebelumnya. Pada Juli lalu, Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh menyebut area bazar menjadi salah satu infrastruktur penting yang harus disiapkan sebelum kedatangan peserta Muktamar.
“Dapur umum, lahan bazar dan tempat parkir ini tiga hal vital yang harus siap jauh-jauh hari,” kata Gus Rozaq saat menjelaskan persiapan infrastruktur Muktamar.
Sebelumnya, saat dilakukan peninjauan oleh tim PBNU pada 18 Juli 2026, Gus Rozaq juga menyebut sebagian besar infrastruktur utama telah memasuki tahap penyelesaian. Saat itu, pekerjaan yang tersisa terutama berada di area parkir dan bazar.
Kini, kawasan yang sebelumnya masih dalam tahap pengerjaan tersebut mulai berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi pendukung Muktamar.
Panitia sebelumnya menyiapkan lahan sekitar dua hektare untuk area bazar dan expo, sedangkan sekitar satu hektare dialokasikan sebagai kantong parkir.
Peserta yang dibidik mencakup pelaku UMKM, lembaga, hingga berbagai sektor usaha yang berkaitan dengan kebutuhan warga dan peserta Muktamar.
Bukan sekadar tempat berjualan, Expo & Bazar diproyeksikan menjadi salah satu titik keramaian selama rangkaian Muktamar NU di Tambakberas. Produk yang disiapkan mencakup kuliner, fesyen muslim, produk kreatif, buku dan penerbitan Islam, produk herbal, layanan pendidikan, pesantren, hingga layanan perbankan dan keuangan syariah.
Berdasarkan ketentuan operasional yang diberikan kepada tenant, bazar berlangsung 21–31 Agustus 2026 dengan jam operasional umum pukul 09.00–23.00 WIB. Khusus 25–31 Agustus, tenant diperbolehkan beroperasi selama 24 jam sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Aturan teknis juga mengatur aktivitas loading dan restock. Loading barang dimulai 20 Agustus, sedangkan restock pada 21–25 Agustus dilakukan pukul 23.00–07.00 WIB.
Untuk periode 26–31 Agustus, restock tetap dilakukan pada rentang waktu yang sama dengan ketentuan penggunaan kendaraan yang lebih terbatas.
Pembukaan Expo & Bazar ini berlangsung lebih awal dibanding forum utama Muktamar. Berdasarkan portal resmi Muktamar, forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Dengan demikian, kawasan bazar akan lebih dulu menjadi salah satu titik aktivitas warga sebelum agenda utama Muktamar dimulai.
Bagi pelaku UMKM, periode tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus menangkap potensi pergerakan ekonomi dari kedatangan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.
Panitia sebelumnya juga berharap keberadaan Expo & Bazar tidak hanya menjadi pelengkap rangkaian Muktamar, tetapi memberikan ruang promosi dan peluang peningkatan omzet bagi pelaku UMKM. []









