EKSiS 2026 menghadirkan edukasi dan pengalaman interaktif untuk mendorong literasi serta inklusi keuangan syariah di masyarakat.
BARISAN.CO – Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 digelar pada 20–23 Agustus 2026 di Grand Atrium, Ground Floor, Kota Kasablanka, Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan pameran produk keuangan syariah, seminar, talkshow, pertunjukan musik, games interaktif, serta doorprize dan grandprize dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
EKSiS 2026 menjadi ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk dan layanan keuangan syariah sekaligus memahami perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia.
Pemimpin Grup Syariah Bank Jakarta, Eko Filtra, menyambut positif pelaksanaan EKSiS 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperluas pengenalan industri keuangan syariah kepada masyarakat sekaligus menunjukkan perkembangan sektor tersebut dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern.
“Sebagai bagian dari bank syariah, kami menyambut positif pelaksanaan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026, dan kami Bank Jakarta Syariah siap mengambil peran,” ujar Eko, Kamis (20/8/2026).
Ia mengatakan, pameran produk keuangan syariah yang dipadukan dengan seminar dan talkshow dapat menjadi sarana edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurut dia, literasi keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan pengenalan produk, tetapi juga pemahaman terhadap prinsip syariah yang mengedepankan keadilan, kebermanfaatan, transparansi, dan keberlanjutan ekonomi.
Eko juga menyoroti konsep EKSiS 2026 yang menggabungkan edukasi dengan hiburan. Kehadiran music performance, games interaktif, doorprize, dan grandprize dinilai dapat membuat informasi mengenai keuangan syariah lebih mudah diterima oleh masyarakat, terutama generasi muda.
“Pendekatan seperti ini penting agar literasi dan inklusi keuangan syariah tidak hanya hadir dalam forum yang formal, tetapi dapat dikemas secara menarik, inklusif, dan mudah diterima oleh berbagai kelompok masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.
Menurut Eko, EKSiS 2026 juga berpotensi menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem ekonomi syariah. Kolaborasi tersebut mencakup industri perbankan syariah, lembaga keuangan syariah, regulator, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat.
“Kami berharap EKSiS 2026 dapat menjadi momentum untuk membangun optimisme bahwa industri keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan pelaksanaan EKSiS 2026 untuk mendapatkan informasi mengenai produk dan layanan keuangan syariah serta memperluas pemahaman tentang ekonomi syariah melalui rangkaian kegiatan yang dikemas secara interaktif.
Dengan berlangsung selama empat hari, EKSiS 2026 diharapkan dapat memperluas literasi masyarakat sekaligus mendorong inklusi keuangan syariah dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. []









