Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

TV Analog Mati pada April 2022, Begini Cara Dapatkan STB Gratis

Redaksi
×

TV Analog Mati pada April 2022, Begini Cara Dapatkan STB Gratis

Sebarkan artikel ini

Kemenkominfo memastikan akan ada 3.202.470 unit perangkat set top box (STB) yang akan dibagikan kepada penerima bantuan dalam program migrasi siaran analog ke digital.

BARISAN.CO – Siaran TV analog akan segera dimatikan terkait penyelenggaraan program Analog Switch Off mulai April mendatang. Semula penghentian siaran TV analog ini dilakukan pada 17 Agustus 2021, tetapi pemerintah menundanya.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Henri Subiakto mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang krisis bandwidth. Sehingga dibutuhkan tambahan spektrum untuk keperluan mobile broadband.

“Sekarang ini kita defisit 500 MHz. Karena defisit makin tinggi itu ditandai dengan HP jadi lemot, kalau lemot nanti bisa mejen sebab masih menggunakan frekuensi, bukan WiFi, kalau yang pakai fiber optik itu masih aman karena nggak pakai bandwidth,” tutur Henri mengutip detik, dilihat Jumat (25/2/2022).

Untuk itu, siaran TV analog akan segera dimatikan terkait penyelenggaraan program Analog Switch Off. Bagi yang tidak memiliki TV digital, masyarakat bisa membeli perangkat set-top-box (STB).

Perangkat STB itu hanya tinggal dicolokkan kepada televisi lama saja. Dengan begitu masyarakat bisa menikmati siaran televisi digital.

Bagi-bagi STB Gratis

Bagi masyarakat miskin, pemerintah akan memberikan STB secara gratis. Pendistribusian perangkat akan dimulai sejak 15 Maret hingga 30 April 2022 mendatang

Kemenkominfo memastikan akan ada 3.202.470 unit perangkat set top box (STB) yang akan dibagikan kepada penerima bantuan dalam program migrasi siaran analog ke digital atau dikenal juga dengan sebutan analog switch off (ASO) tahap pertama.

Informasi tersebut disampaikan oleh (Plt.) Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kemenkominfo Ismail menyampaikan perkembangan pembagian STB mempersiapkan ASO tahap 1.

“Jumlah set top box (STB) yang disiapkan untuk ASO tahap pertama ini adalah sebanyak 3.202.470 unit. Dengan pembagian sumber penyediaan 893.044 unit dari grup SCTV dan Indosiar, 842.631 unit dari grup MNC TV RCTI dan Global TV, 454.749 unit dari grup Trans TV dan Trans7, 519.930 unit dari grup media atau Metro TV, 368.990 unit dari grup RTV. dan pemerintah 87.277 unit,” kata Ismail dalam konferensi persnya secara daring, Jumat (25/2/2022).

Jika dibandingkan dengan data yang pernah diungkap oleh Kemenkominfo, maka didapati ada perubahan jumlah unit STB yang dibagikan.

Daftar Daerah Terdampak Migrasi TV Analog ke TV Digital

Ismail menyebutkan penerima bantuan STB menyambut ASO tersebut berasal dari data Rumah Tangga Miskin yang dihimpun oleh Kementerian Sosial.

Terkait penyediaannya, perangkat STB bantuan itu akan disediakan oleh para penyelenggara multiplexing yang sudah disebutkan di atas.

Kementerian Kominfo menargetkan pembagian STB kepada penerima bantuan bisa selesai sebelum 30 April 2022 tepat saat ASO tahap 1 dimulai.

Nantinya akan ada 56 wilayah dengan rincian 166 kabupaten/ kota yang akan terdampak migrasi TV analog ke TV digital itu.

Bagi anda yang ingin memeriksa apakah daerah anda terdampak migrasi TV analog ke TV digital ini dapat mengakses tautan web ini.

Tautan tersebut juga menunjukkan lebih jelas jumlah STB yang dibagikan oleh penyelenggara multiplexing hingga ke tingkat kelurahan atau desa kepada para penerima bantuan STB.

Ismail kemudian berpesan kepada masyarakat yang tidak menerima bantuan STB namun TV yang digunakannya hanya bisa menerima siaran analog untuk bisa membeli perangkat “adapter” itu untuk bisa mendapatkan layanan siaran TV yang lebih baik lagi.

“Kami menghimbau agar segera membeli STB secara mandiri dan tidak menunggu sampai siaran televisi analog dihentikan,” kata Ismail.

Syarat dapat set top box gratis

Syarat untuk mendapatkan STB TV digital gratis dari Kominfo adalah masyarakat harus terdata di Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.