Scroll untuk baca artikel
Tren

Urutan Make Up yang Benar untuk Pemula: Kulit Mulus, Flawless, dan Anti Cakey!

Ninik Ambarwati
×

Urutan Make Up yang Benar untuk Pemula: Kulit Mulus, Flawless, dan Anti Cakey!

Sebarkan artikel ini
urutan make up yang benar
Ilustrasi

Dapatkan hasil riasan yang mulus, menempel sempurna, dan tahan lama seharian dengan mengikuti panduan urutan make up yang benar langkah demi langkah berikut ini.

BARISAN.CO – Bagi banyak orang, berdandan bukan sekadar cara mempercantik penampilan. Ada rasa percaya diri yang tumbuh ketika wajah terlihat segar sebelum berangkat kerja, kuliah, menghadiri acara, atau bertemu orang baru.

Namun, bagi pemula, mendapatkan hasil riasan yang rapi terkadang terasa membingungkan. Produk sudah cukup lengkap, tetapi hasil akhirnya justru terlihat tebal, pecah-pecah (cakey), atau luntur sebelum aktivitas selesai.

Salah satu penyebabnya bisa terletak pada teknik dan urutan pemakaian produk. Memahami urutan make up yang benar membantu setiap lapisan bekerja lebih optimal tanpa membuat wajah terasa berat.

Anda juga tidak harus memiliki banyak kosmetik mahal untuk mendapatkan hasil yang baik. Dengan persiapan kulit yang tepat, pemilihan produk sesuai kebutuhan, dan aplikasi yang tidak berlebihan, riasan sederhana pun bisa terlihat menarik.

1. Persiapkan Kulit Sebelum Menggunakan Make Up

Langkah pertama sering dianggap sepele karena hasilnya tidak langsung terlihat seperti penggunaan foundation atau lipstik. Padahal, kondisi kulit berpengaruh terhadap tampilan akhir riasan. Kulit yang terasa kering, berminyak, atau belum bersih dapat membuat kosmetik lebih sulit diratakan.

Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis kulit. Setelah itu, gunakan toner jika memang dibutuhkan, kemudian aplikasikan pelembap. Berikan waktu agar produk meresap sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Pada pagi atau siang hari, gunakan tabir surya dengan perlindungan yang memadai. Biarkan lapisannya membentuk film sesuai petunjuk produk sebelum mengaplikasikan kosmetik.

Tabir surya tetap penting meskipun Anda memakai foundation yang mencantumkan SPF karena jumlah pemakaian riasan belum tentu cukup untuk memberikan perlindungan sesuai klaim.

Primer dapat digunakan setelah perawatan kulit dan tabir surya. Produk ini bersifat opsional, bukan keharusan bagi semua orang. Primer yang mengontrol minyak dapat membantu area wajah yang mudah mengilap, sedangkan primer yang melembapkan dapat mendukung tampilan kulit kering.

Kuncinya, jangan terburu-buru menumpuk produk. Persiapan kulit yang sederhana dan sesuai kebutuhan sering kali lebih bermanfaat daripada menggunakan terlalu banyak lapisan.

2. Ratakan Complexion dengan Lapisan Tipis

Setelah kulit siap, tahap berikutnya adalah membentuk dasar riasan atau complexion. Pilih foundation, BB cream, atau cushion berdasarkan kebutuhan daya tutup, kenyamanan, jenis kulit, dan hasil akhir yang diinginkan.

Untuk pemula, mulailah dengan lapisan tipis. Ratakan produk menggunakan spons atau kuas, lalu tambahkan sedikit demi sedikit pada area yang membutuhkan perlindungan lebih. Cara ini membantu menghindari tampilan yang terlalu tebal dan memudahkan Anda mengontrol hasilnya.

Berikutnya, aplikasikan concealer pada bagian tertentu, seperti bekas jerawat atau area bawah mata. Pilih warna yang sesuai dengan tujuan pemakaian: warna yang mendekati kulit untuk menyamarkan noda, atau warna sedikit lebih terang jika ingin memberi efek cerah pada area tertentu.

Setelah itu, gunakan bedak untuk membantu mengurangi rasa lengket dan mengatur kilap. Bedak tabur cocok untuk mengunci riasan dengan hasil relatif ringan, sedangkan bedak padat praktis untuk merapikan tampilan saat bepergian. Fokuskan aplikasi pada area yang mudah berminyak, seperti dahi, hidung, dan dagu, jika memang diperlukan.

Blush on, contour, dan highlighter dapat ditambahkan untuk memberi dimensi. Blush on menghadirkan rona segar, contour membantu menciptakan bayangan, sedangkan highlighter memberi pantulan cahaya. Gunakan secukupnya agar hasilnya tetap menyatu dengan kulit.

Ada satu hal penting: jika menggunakan produk krim atau cair, biasanya lebih mudah membaurkannya sebelum bedak. Sementara itu, produk berbentuk bubuk umumnya diaplikasikan setelah complexion dikunci. Sesuaikan urutannya dengan formula produk yang digunakan.

urutan make up

3. Tata Alis dan Rias Mata Sesuai Gaya

Riasan mata tidak harus rumit untuk terlihat menarik. Justru, bagi pemula, pendekatan yang sederhana dapat membuat proses berdandan lebih mudah dan hasilnya lebih konsisten.

Mulailah dengan merapikan alis. Isi bagian yang tampak kosong menggunakan pensil alis atau produk alis lainnya. Buat goresan ringan mengikuti arah tumbuh rambut agar bentuknya terlihat alami. Hindari menekan pensil terlalu kuat karena alis yang terlalu pekat dapat membuat keseluruhan riasan tampak berat.

Lanjutkan dengan eyeshadow. Warna netral seperti cokelat muda, krem, atau warna lembut lainnya bisa menjadi pilihan untuk aktivitas sehari-hari. Gunakan warna yang lebih gelap pada sudut luar mata jika ingin menambah dimensi, kemudian baurkan batas warnanya agar tidak terlihat tegas.

Setelah eyeshadow, aplikasikan eyeliner sesuai kenyamanan. Garis tipis di dekat bulu mata sudah cukup untuk mempertegas mata. Jepit bulu mata sebelum memakai maskara, lalu aplikasikan maskara secara merata. Pastikan alat penjepit digunakan dengan lembut dan tidak menjepit bulu mata setelah maskara mengering.

Anda tidak perlu mengikuti setiap tren riasan yang muncul di media sosial. Sesuaikan warna dan teknik dengan kebutuhan, kenyamanan, serta kesempatan. Riasan yang terasa cocok dengan diri sendiri sering kali lebih mudah dipakai sepanjang hari.

4. Selesaikan Riasan Bibir dan Gunakan Setting Spray

Tahap akhir adalah merias bibir dan, bila diperlukan, mengunci keseluruhan tampilan. Jika bibir terasa kering, gunakan lip balm terlebih dahulu. Tunggu sebentar, lalu aplikasikan lipstik, lip cream, atau lip tint sesuai preferensi.

Untuk hasil sehari-hari, warna yang mendekati warna alami bibir dapat memberikan kesan segar tanpa terlihat berlebihan. Jika menggunakan lip balm yang sangat berminyak, tepuk perlahan sisa produk sebelum mengaplikasikan lipstik agar warnanya lebih mudah menempel.

Setting spray dapat menjadi langkah terakhir untuk membantu menyatukan tampilan riasan. Semprotkan sesuai petunjuk pada kemasan dan jaga jarak yang dianjurkan produsen. Produk ini dapat membantu memperbaiki tampilan akhir atau meningkatkan daya tahan, bergantung pada formulanya. Namun, hasilnya tidak selalu sama pada setiap jenis kulit dan kondisi cuaca.

Agar riasan lebih tahan lama, hindari menyentuh wajah berulang kali. Ketika minyak mulai muncul, tekan perlahan dengan kertas penyerap minyak sebelum menambahkan bedak tipis. Cara ini membantu mengurangi penumpukan produk yang dapat membuat wajah terlihat berat.

5. Sesuaikan Urutan Make Up dengan Kebutuhan Kulit

Meski panduan dasar membantu pemula belajar secara bertahap, tidak ada satu urutan yang mutlak cocok untuk semua orang. Jenis kulit, formula kosmetik, kondisi cuaca, dan hasil akhir yang diinginkan dapat memengaruhi teknik aplikasi.

Anda juga tidak wajib menggunakan seluruh produk dalam satu sesi. Untuk tampilan praktis, pembersih wajah, pelembap, tabir surya pada siang hari, alas bedak ringan bila diperlukan, bedak secukupnya, serta produk alis dan bibir mungkin sudah cukup.

Jika riasan sering menggumpal atau terlihat pecah, evaluasi jumlah produk, waktu tunggu antarlapisan, dan kecocokan formula. Jika kulit terasa perih, gatal, atau mengalami iritasi, hentikan penggunaan produk yang dicurigai dan pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Pada akhirnya, urutan make up yang benar bukan tentang mengikuti sebanyak mungkin langkah atau memiliki koleksi kosmetik lengkap. Tujuannya adalah memahami kebutuhan kulit, menggunakan produk secara bijak, dan menemukan teknik yang nyaman untuk rutinitas Anda.

Riasan yang baik tidak harus mengubah wajah menjadi sosok lain. Ia bisa menjadi cara sederhana untuk merawat penampilan sekaligus mengekspresikan diri.

Mulailah dari langkah dasar, berlatih tanpa terburu-buru, dan ingat bahwa rasa percaya diri tidak ditentukan oleh tebal-tipisnya kosmetik yang digunakan. []