Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup

Benarkah? Jutaan Buruh Jomblo Karena Kerja 8 Jam

Redaksi
×

Benarkah? Jutaan Buruh Jomblo Karena Kerja 8 Jam

Sebarkan artikel ini

Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau dikenal juga dengan May Day. Namun kali ini tidak sedang membahas sejarah hari buruh, tetapi terkait meme diambil dari kochiefrog.com. Meme ini apakah bagian tuntutan pada hari buruh? Meski ini pernah ramai kisaran tahun 2015.

Meme ini menyampaikan, “Hidup untuk Cinta bukan untuk Pabrik, kurangi jam kerja perbanyak bercinta. Turunkan jam kerja 10%. Jutaan buruh jomblo karena kerja 8 jam/hari. May Day.”

Ini bukan sekadar tuntutan, menyatakan pengurangan jam kerja. Cara cerdas semacam ini perlu diapresiasi dan diberikan ruang tersendiri. Bahwasanya kerja menjadi buruh pabrik, rata-rata para buruh bekerja 8 jam. Pagi mereka berangkat dan sore hari baru pulang.

Lantas bagaimana pandangan jomblowan dan jomblowati. Jika dikurangi jomblowan dan jomblowati akan merasakan nikmatnya bercinta, apakah cinta itu cukup 10% tuntutan jam kerja. Tapi ini soal waktu, jadi jika para buruh pulang sore, jomblo lovers bisa memanfaatkan waktu malam untuk bercinta.

Memang jangan sepenuhnya waktu dihabiskan untuk pabrik, melainkan diisi dengan cinta. Ini bukan berbicara tentang konsep cinta Jalaluddin Rumi. Tetapi tentang cinta bagi para jomblo lovers pekerja pabrik.

Cinta, di stasiun televisi ANTV ada film serial Radha dan Krishna berbicara tentang cinta. Kisah epos tersebut bercerita tentang cinta antara Radha dan Krisna. Bahwa cinta itu satu, Krisna adalah dewa Narayan. Ia turun ke bumi melalui avatarnya Krishna, salah satu tujuannya menemukan cinta dari Radha atau Dewi Laksmi.

Cinta dalam kisah tersebut yakni bahwa Radha adalah Krishna dan Krishna adalah Radha. Namun Krsihna terus mencari cinta itu, sebab Radha belum tahu bahwa dirinya adalah Dewi Laksmi yang hidup berpasangan.

Maka bagi para Jomblowan dan Jomblowati. Berusahalah sebagaimana Krishna untuk menemukan cinta sejati. Barangkali cintamu berada di pabrik yang sama atau coba lapor sama Pak Satpam. Jangan ke Pak Bos, ntar bisa-bisa malahan dikeluarin. Selamat memperbanyak bercinta.