Gaya Hidup

Cinta & Nafsu, Bagaimana Membedakannya?

Putri Nur
×

Cinta & Nafsu, Bagaimana Membedakannya?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: apa.org

BARISAN.COBeberapa orang mungkin tidak bisa membedakan antara jatuh cinta dan nafsu. Jatuh cinta adalah perasaan membahagiakan di hidup seseorang. Semua terasa lebih berwarna pada saat kita dimabuk asmara. Jadi, ketika jatuh cinta, pasti akan ada dorongan yang kuat dalam diri kita.

Nafsu? Sering disebut bahwa nafsu adalah kekuatan emosional yang besar dalam diri seseorang. Bisa jadi itu berkaitan langsung dengan pemikiran dan fantasi. Ada suatu hasrat atau keinginan intens terhadap suatu objek atau situasi demi pemenuhan nafsu secara emosional, dan pada umumnya nafsu dihubungkan dengan seksual.

Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan banyak orang ialah, apakah benar orang tersebut benar-benar cinta atau sekedar nafsu? Nah, pertanyaan inilah yang membuat kita bimbang.

Menurut beberapa seksolog, ketika kita menjalin hubungan lebih baik kenali orang tersebut lebih jauh dahulu. Bisa dimulai dari cari tahu life value-nya dan kesamaan visi misi, apakah sejalan atau tidak.

Nafsu dan cinta ini memang saling berhubungan. Cinta dan nafsu juga sama-sama bisa mengubah pribadi seseorang. Cinta biasanya juga melibatkan kontak fisik, dan kadangkala terasa jauh lebih berarti daripada kata-kata. Misalnya saja, ketika kamu sangat bersedih sampai-sampai tidak bisa bercerita, pelukan jauh lebih efektif ketimbang nasihat. Sentuhan cinta membuat kamu merasa nyaman. Seperti saat dia mengusap kepalamu sambil tersenyum, menggandeng tanganmu atau mencium di dahi.

Tapi kalau dia memeluk badanmu sambil tangannya bergerilya atau lebih suka melakukan ciuman yang panas tiap kali bertemu daripada mengobrol, tentu nafsu lebih berkuasa di sini.

Menurut Seksolog Klinis Zoya Amirin, semua manusia itu memiliki nafsu namun cinta dan nafsu belum tentu bisa bersama-sama. Laki-laki itu lebih agresif berdasarkan sifat spermanya yang mencapai 40 km/jam. Sementara untuk perempuan harus melewati beberapa proses mulai dari ovarium sampai menempel di rahim.

“Memang benar adanya bahwa laki-laki relatif lebih agresif dibanding perempuan, sedangkan perempuan cenderung lebih pemilih tetapi bukan berarti tidak inisiatif ya,” ujar Zoya Amirin dalam E-Life Detikcom 20detik.

Cinta itu idealnya memiliki 3 bagian, yang pertama ada keinginan untuk membuat pasangan bahagia, yang kedua berkomitmen untuk mempertahankan hubungan, dan yang ketiga ketertarikan fisik maupun psikologis.

Jadi, kalau pasanganmu senang melihat kamu berpakaian mini atau sexy, bahkan meminta kamu untuk melakukan perilaku seksual lebih jauh, itu sudah pasti nafsu. Pasanganmu jelas tertarik denganmu secara fisik.

Lalu bagaimana dan seberapa besar cintanya? Wah, menjelaskannya boleh jadi rumit. Tapi itu bisa kita rasakan, kok, dalam relung dan kesunyian masing-masing. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *