Scroll untuk baca artikel
Berita

Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi Didorong Jadi Rumah Besar Umat Islam,

Redaksi
×

Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi Didorong Jadi Rumah Besar Umat Islam,

Sebarkan artikel ini
Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi
Ketua Dewan Pembina Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi KH Ahmad Syaikhu menyampaikan sambutan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Institut Attaqwa KH Noer Alie Bekasi, Selasa (8/9/2026).

Ketua Dewan Pembina Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi KH Ahmad Syaikhu mendorong Islamic Centre menjadi “Rumah Besar Umat Islam” melalui kolaborasi kampus, pesantren, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

BARISAN.CO – Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi didorong tidak hanya menjadi pusat kegiatan keislaman, tetapi berkembang sebagai ruang bersama untuk memperkuat sinergi berbagai elemen umat.

Kolaborasi antara ulama, akademisi, pemerintah, organisasi Islam, pesantren, dunia usaha, hingga masyarakat dinilai penting untuk membangun ekosistem keumatan yang lebih kuat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Pembina Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi, KH Ahmad Syaikhu, M.M., dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana XXVI dan Magister I Institut Attaqwa KH Noer Alie Bekasi yang berlangsung di Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Syaikhu menyebut Institut Attaqwa KH Noer Alie Bekasi sebagai salah satu mitra strategis dalam memperkuat peran Islamic Centre.

Menurutnya, kampus tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun kehidupan umat, tetapi perlu terhubung dengan pesantren, masjid, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai unsur masyarakat.

Ia menekankan pentingnya mengubah cara pandang dari persaingan menjadi kolaborasi. Dengan sinergi tersebut, berbagai lembaga dan elemen umat diharapkan dapat saling menguatkan serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Jangan melihat ini sebagai kompetisi, tetapi sebagai kolaborasi untuk membangun ekosistem keumatan,” ujar Ahmad Syaikhu.

Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi

Ia juga mengingatkan bahwa semangat tersebut sejalan dengan warisan perjuangan KH Noer Alie. Sosok KH Noer Alie, kata dia, tidak hanya dikenal sebagai ulama, tetapi juga sebagai pendidik, pejuang, dan tokoh masyarakat yang memiliki perhatian besar terhadap kemajuan umat.

Karena itu, nilai perjuangan KH Noer Alie diharapkan tidak berhenti sebagai sejarah, tetapi terus menjadi karakter yang dibawa oleh generasi penerus, khususnya para lulusan Institut Attaqwa KH Noer Alie Bekasi.

Para wisudawan juga didorong untuk tidak hanya mengejar pencapaian akademik. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk pengabdian, pelayanan kepada masyarakat, serta kontribusi nyata bagi bangsa dan umat.

“Pergilah dari kampus ini bukan sekadar membawa ijazah, tetapi membawa risalah,” pesannya kepada para wisudawan.

Ahmad Syaikhu berharap Islamic Centre KH Noer Alie Bekasi ke depan semakin terbuka bagi berbagai bentuk kerja sama dan mampu menjadi titik temu berbagai kekuatan umat.

Dengan demikian, keberadaan Islamic Centre tidak hanya dirasakan oleh kalangan tertentu, tetapi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya. []