Oleh: Muhamad Ridzal K
KECERDASAN buatan (AI) sebuah mesin yang belajar dari pengalaman, beradaptasi dengan input baru, dan melakukan tugas serta bekerja seperti manusia. Sebagian contoh AI seperti yang Anda pernah dengar saat ini seperti catur komputer hingga kendaraan yang dapat mengemudi sendiri sangat bergantung pada pembelajaran mendalam dan pemrosesan bahasa alami.
Dengan memakai teknologi ini, komputer serta alat dapat dilatih untuk melakukan tugas-tugas yang di tentukan dengan memproses sejumlah banyak data dan mengidentifikasi pola dalam data.
Keterbatasan utama AI adalah ia belajar dari data. Tidak ada cara lain untuk memasukkan pengetahuan. Ini berarti bahwa setiap ketidakakuratan dalam data akan tercermin dalam hasil. Dan setiap lapisan prediksi atau analisis tambahan harus ditambahkan satu per satu.
Pengetahuan adalah informasi yang digabungkan dengan pemahaman dan potensi tindakan, yang kemudian tetap berada dalam pikiran seseorang. Secara umum, pengetahuan memiliki kekuatan prediksi dengan mengenali pola.
Informasi dan data hanya memiliki kemampuan untuk menginformasikan dan bahkan menimbulkan kebingungan, sedangkan pengetahuan memiliki kemampuan untuk memandu tindakan. Ini disebut potensi aksi.
Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan rasional. Pengetahuan hadir ketika seseorang memakai pikirannya untuk mengidentifikasi objek atau peristiwa tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan dari pengalaman sebelumnya.
Misalnya, ketika seseorang mencicipi suatu masakan yang baru diketahuinya, maka ia akan memperoleh pengetahuan tentang bentuk, rasa dan aroma dari masakan tersebut.
Pengetahuan adalah informasi atau informasi yang diketahui atau disadari seseorang. Pengetahuan termasuk, tetapi tidak terbatas pada, deskripsi, asumsi, konsep, teori, prinsip, dan prosedur yang probabilitas Bayesiannya benar atau berguna. Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki, semakin baik Anda dapat memecahkan masalah.
Namun sekedar memberikan pengetahuan saja tidak cukup, manusia juga memiliki akal untuk bernalar, menarik kesimpulan dari pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Tanpa kemampuan penalaran yang baik, orang yang memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tidak akan mampu menyelesaikan masalah dengan baik.
Begitu juga dengan kemampuan penalaran yang sangat baik, namun tanpa pengetahuan dan pengalaman yang cukup, manusia tidak akan dapat menyelesaikan masalah dengan benar. Demikian pula, agar mesin menjadi cerdas (berperilaku seperti halnya manusia), mereka harus memiliki pengetahuan, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menalar.