Scroll untuk baca artikel
Risalah

Lailahaillallah, Zikir Hari Sabtu Imam Al-Ghazali dan Keutamaannya

Redaksi
×

Lailahaillallah, Zikir Hari Sabtu Imam Al-Ghazali dan Keutamaannya

Sebarkan artikel ini

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللّٰهِ

Artinya: “Tidak ada Tuhan Selain Allah”, Muhammad Rasulullah.”

Adapun ketumaan zikir lailahaillallah yakni:

1. Hati menjadi tentram

Hal ini sebagaimana firman Allah Swt dalam surah Ar-Rad ayat 28:

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Rad: 28).

2. Masuk surga

Sebelum meninggal membaca kalimat tauhid maka akan masuk surga, sebagaimana Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

Artinya: ”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga.” (HR. Abu Daud).

3. Zikir yang utama

Rasulullah Saw bersabda:

أَفْضَلُ الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Artinya: “Zikir yang paling utama adalah bacaan laa ilaha illallah.”

4. Amalan untuk dimudahkan segala urusan

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya: “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al Insyirah: 6)

Demikianlah amalan zikir harian Imam Al-Ghazali, wirid yang dibacakan setiap hari sabtu. Semoga bermanfaat.