Rangking 2 Kasus Covid, Pisah Sambut Lurah Meteseh

  • Whatsapp
lurah meteseh
Purna tugas dan pisah sambut lurah lama Waluyo Joko Irianto kepada lurah baru Yuliatun

Barisan.co – Waluyo Joko Irianto Lurah Kelurahan Meteseh Tembalang kota Semarang purna tugas dan digantikan Yuliatun, SE. Acara Purna Tugas sekaligus Pisah Sambut dari lurah lama kepada lurah baru yang diselenggarakan di Aula kantor kelurahan, Senin (6/7/2020).

Suasana di tengah guyuran hujan malam, Waluyo Joko Irianto berpamitan. Diawali dengan pamitan lurah lama serta permohonan maafnya terkait beberapa pembangunan yang masih tertunda, seperti pengadaan embung desa, penanggulangan banjir, dan musrembang tahun 2020 ini.

Bacaan Lainnya

Waluyo yang didampingi Seklur, Rukayah SE, juga berterimakasih kepada RT/RW yang terus berjuang terutama betapa sulitnya upaya menanggulangi pandemi covid-19 dan tentunya dampak sosialnya di lingkungan Meteseh.

Hal serupa juga disampaikan Camat Tembalang, H Kusrin SE, hingga hari ini kasus Covid-19 masih bertambah, dimana wilayahnya menempati rangking 2 dengan angka 85 orang tercatat positif.

Sementara itu, mengisi sambutannya, lurah baru Yuliatun mengajak seluruh ketua RW maupun RT untuk melakukan tindakan yang lebih proaktif untuk mengurangi angka kasus tersebut. Ia juga menyampaikan pentingnya meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Lebih lanjut ia mengingatkan pada semua warga bahwa sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemilihan Walikota (Pilwalkot) yang jatuh pada 9 November mendatang. Maka berbagai pihak seyogianya ikut serta mensukseskannya.

Sebagaimana diketahui, Yuliatun adalah Plt Lurah yang diangkat pada 1 Juli 2020 dan merangkap sebagai Lurah Mangunharjo.

Di tempat yang sama, Ketua RW 22, Pramono selaku perwakilan RW mengatakan, kita harus mengedukasi warga agar tidak keliru memaknai New Normal.

“New normal bukan berarti kita sudah bebas tanpa protokol. Justru kita mesti lebih waspada agar tidak terjadi gelombang kedua. Apalagi kriminalitas juga masih mengancam,” ujarnya.

Pisah Sambut ini berlangsung dengan dengan lancar dan tertib, kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang diikuti oleh perwakilan RW, LPMK, BKM, FKK, DMI, Polsek, dan tokoh masyarakat.

“Hai ingat tetap jaga jarak lho”, seloroh Rukayah disambut senyum dan kepatuhan oleh para tamu undangan. Sesi foto bersama menjadi momen yang paling mengenang bagi semua hadirin di malam itu. (Lukni/Red)

Pos terkait