Scroll untuk baca artikel
Berita

Usung Tema Kepulauan Bangka Belitung, Tim KKN Karangroto Tampilkan Inovasi Puding Daun Kelor di Expo KKN PPM XXVIII Universitas Semarang

×

Usung Tema Kepulauan Bangka Belitung, Tim KKN Karangroto Tampilkan Inovasi Puding Daun Kelor di Expo KKN PPM XXVIII Universitas Semarang

Sebarkan artikel ini
Tim KKN Karangroto
Tim KKN Karangroto

BARISAN.CO – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang dari Kelurahan Karangroto sukses berpartisipasi dalam Expo KKN PPM XXVIII dengan menghadirkan booth bertema Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan yang digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang pada Rabu (22/7/2026) itu menjadi ajang bagi setiap kelompok KKN untuk memamerkan hasil program kerja, inovasi, dan potensi wilayah dampingan kepada sivitas akademika serta tamu undangan.

Expo KKN PPM XXVIII merupakan rangkaian penutupan pelaksanaan KKN PPM Universitas Semarang yang dihadiri jajaran pimpinan perguruan tinggi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dosen pembimbing lapangan, serta para lurah dari lokasi pelaksanaan KKN.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap hasil pengabdian mahasiswa selama menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Salah satu peserta yang menarik perhatian pengunjung adalah Tim KKN PPM XXVIII Kelurahan Karangroto yang diketuai Ajib Priyadi.

Tim menghadirkan booth dengan dekorasi bernuansa khas Kepulauan Bangka Belitung sebagai identitas visual yang unik sekaligus menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengemas hasil pengabdian kepada masyarakat.

Melalui booth tersebut, Tim KKN Kelurahan Karangroto memperkenalkan program unggulan berupa Puding Daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting.

Inovasi tersebut memanfaatkan daun kelor sebagai bahan pangan bergizi yang diolah menjadi produk menarik dan mudah dikonsumsi.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi sebagai langkah pencegahan stunting, khususnya bagi balita dan ibu hamil.

Booth Tim KKN Kelurahan Karangroto juga mendapat kunjungan dari Lurah Karangroto, Waluyo Budi Utomo, S.T., yang melihat secara langsung berbagai program kerja yang telah dijalankan selama masa KKN.

Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi terhadap inovasi yang ditampilkan, terutama program puding daun kelor yang dinilai memiliki manfaat bagi masyarakat.

Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara Universitas Semarang dan Pemerintah Kelurahan Karangroto dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Selama expo berlangsung, booth Tim KKN Kelurahan Karangroto mendapat perhatian dari tamu undangan, dosen, mahasiswa, dan pengunjung yang antusias melihat berbagai inovasi yang dipamerkan.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan capaian pengabdian, berbagi pengalaman, sekaligus memperkenalkan solusi yang telah diterapkan di wilayah Kelurahan Karangroto.

Melalui Expo KKN PPM XXVIII Universitas Semarang, diharapkan berbagai inovasi yang lahir dari program KKN, khususnya Puding Daun Kelor sebagai upaya pencegahan stunting, dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Universitas Semarang, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis pemberdayaan serta peningkatan kualitas hidup warga. []