Scroll untuk baca artikel
Sastra

Wisdom in Foolishness – Puisi Nur Amalina Sari

Redaksi
×

Wisdom in Foolishness – Puisi Nur Amalina Sari

Sebarkan artikel ini
Wisdom in Foolishness
Ilustrasi AI ChatGbt

Wisdom in Foolishness
(Kebijaksanaan dalam Kebodohan)

Semua orang itu pintar
Tergantung bagaimana kau memandangnya
Namun,dibalik itu ada proses habis-habisan
Yang membuat kepintaran itu menjadi bodoh

Bodoh itu emas
Coba saja jika kau pura-pura bodoh
Mulut mereka akan langsung menilai
Menghujam sampai ke hati

Selalu dianggap salah
Bahkan sebelum sempat berbicara
Padahal kau hanya ingin memberi petunjuk
Namun,mereka menuntut seolah kau melakukan dosa besar

Tak perlu berusaha menunjukkannya
Mereka kadang tak akan peduli
Cukup diam
Dan nikmati kehidupan bodohmu itu dengan tenteram

Barito Kuala,25 Juli 2026

The Life That Is
(Kehidupan Yang Ada)

Kehidupan setiap orang itu berbeda-beda
Ada yang bahagia
Ada yang sengsara
Semuanya punya kisah tersendiri

Di antara kehidupan
Ada kematian
Antara memilih atau terus menjalaninya
Ada yang baik dan buruknya

Kehidupan selalu tak lepas dari masalah
Menjadi inang beban
Menjalani dengan teguh
Tergantung kita menilainya

Seandainya ada kehidupan lain
Yang berjalan sesuai keinginannya kita
Namun,inilah kehidupan yang ada
Kehidupan yang harus kita jalani

Barito Kuala,25 Juli 2026
Puisi 2
Defeated Perfection
(Sempurna Yang Kalah)

Kau selalu melakukan kesalahan
Tak pandai melakukan apapun
Hal-hal kecil pun selalu saja tak bisa
Namun,kau ingin jadi sempurna

Mungkin kau tak akan pernah jadi pahlawan
Dan tak akan pernah jadi pemenang
Seporsi kekalahan selalu kau dapatkan
Karena meremehkan hal-hal yang tak seharusnya kau remehkan

Saat kau ingin mengambil jalan kegelapan
Ternyata di saat itulah
Secercah cahaya terang datang
Dan membawa jawaban-jawaban yang membuatmu tersadar

Bahwa kau tak pernah perlu jadi sempurna
Belum bisa menjadi pahlawan ataupun pemenang
Kau hanya perlu berproses
Berproses dengan takdir yang sudah ditulis oleh Tuhan

Barito Kuala,25 Juli 2026

Admirer in the Sky
(Pengagum Dalam Langit)

Pertama kali melihatmu
Dari seberang sana
Membuatku kagum
Akan dirimu yang terasa sempurna bagiku

Namun,aku berpikir tak pantas untukmu
Aku masih punya banyak kekurangan
Yang akan memindai kesempurnaanmu
Sayangnya,bohong jika aku tak berharap

Dari sekian banyak wajah yang melintas
Aku hanyalah wajah bayangan
Bersembunyi dalam diam
Memperhatikan dari kejauhan

Kamu seperti langit yang kupandangi
Menyimpan keindahannya tersendiri
Membuatku selalu takjub
Namun,tak bisa kumiliki

Barito Kuala,25 Juli 2026

Inner Strength
(Kekuatan dari Dalam)

Mereka mengendalikan dirimu
Dan kau tak bisa mengontrol ucapan mereka
Namun,kaulah yang berhak atas dirimu sendiri
Bungkam ucapan mereka dengan pembuktianmu

Bersyukurlah,kau punya diri sendiri
Walau kau sering membandingkan diri dengan orang lain
Padahal mereka pun melakukan hal yang sama
Membandingkan diri mereka denganmu

Hal-hal yang pernah kau takutkan dulu
Ternyata sekarang menjadi sebuah pencapaian luar biasa
Bukan hanya berani melangkah lagi
Kau juga punya kepercayaan yang membuatmu berani

Karena setiap hal yang kau coba
Membuka kesempatanmu yang layak diperjuangkan
Dan memproses jalanmu untuk terus tumbuh
Meskipun ada banyak arus tantangan yang dihadapi

Barito Kuala,25 Juli 2026

Nur Amalina Sari,atau namanya penanya Amalina adalah seorang mahasiswa baru di Universitas Lambung Mangkurat S1 Geografi.Ia aktif dalam mengeksplorasi dunia literasi salah satunya sekarang adalah menulis puisi.

Salah satu karyanya telah berhasil meraih penghargaan Juara Harapan 2 dalam Event Menulis Online yang diadakan oleh AVANOIR PUBLISHER kategori puisi.

Saat ini,di sela-sela waktu senggangnya akan aktif berkarya dalam menulis puisi.Ia dapat disapa melalui Instagram @vercly.poetry.