Scroll untuk baca artikel
Lingkungan

Puntung Rokok Penyumbang Sampah Non – Organik Terbanyak di Seluruh Dunia

Redaksi
×

Puntung Rokok Penyumbang Sampah Non – Organik Terbanyak di Seluruh Dunia

Sebarkan artikel ini

BARISAN.CO-Rokok, si kecil-kecil cabe rawit. Benda yang ukurannya sekitar 70 – 120 mm ini kerap membuat candu pemakainya. Tapi siapa sangka, rokok memiliki banyak kerugian dibandingkan manfaat bagi kehidupan.

Rokok terbukti berbahaya bagi kesehatan, di antaranya menyebabkan kanker, gagal jantung dan gangguan pernapasan. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyatakan ada sekitar 225.700 orang di Indonesia yang meninggal akibat rokok, atau penyakit lain yang berkaitan dengan tembakau pada 2020.

Baru-baru ini WHO mengungkapkan puntung rokok menjadi salah satu penyumbang sampah non organik terbanyak di seluruh dunia.  Puntung rokok merupakan sampah yang paling banyak ditemukan di laut dan tepi perairan.

Dari 5,6 triliun batang rokok yang dihasilkan setiap tahunnya, dua pertiganya atau 4,5 triliun puntung rokok dihisap namun dibuang sembarangan. Sejak tahun 1980-an, puntung rokok menyumbang 30 – 40 persen dari semua sampah yang ditemukan di tempat pembuangan sampah di perkotaan.

Puntung rokok juga termasuk sampah plastik karena pada umumnya menggunakan filter pada ujungnya yang terbuat dari serat selulosa asetat. Serat tersebut dikategorikan sebagai mikroplastik.

Sekitar 6 triliun rokok yang diproduksi setiap tahunnya mengandung plastik lebih dari 90 persen. Artinya lebih dari 1 juta ton sampah plastik dihasilkan dari rokok.

Meskipun dapat terurai secara biologis, puntung rokok membutuhkan waktu bertahun – tahun untuk terurai. Apabila dibuang sembarangan otomatis akan merusak lingkungan hidup.

Apalagi, puntung rokok mengandung zat-zat berbahaya seperti arsenik, timbal, nikotin, dan formaldehida. Zat – zat tersebut larut dari puntung rokok ke dalam lingkungan perairan dan tanah.

Fakta lainnya yang menunjukkan rokok berbahaya bagi lingkungan adalah asap tembakau berkontribusi secara signifikan terhadap tingkat polusi udara di kota. Satu perokok tembakau dapat berkontribusi lebih dari 24.000 metrik ton metane dan 5 juta metrik ton karbon dioksida terhadap planet.

Menurut WHO, kebanyakan rokok juga dinyalakan dengan korek api atau pemantik berisi gas. Jika satu batang korek api kayu digunakan untuk menyalakan dua batang rokok, maka enam triliun batang rokok yang diisap di seluruh dunia akan membutuhkan sembilan juta pohon untuk menghasilkan tiga triliun batang korek api.

Sementara itu, rokok elektrik atau produk tembakau yang dipanaskan mengandung baterai yang memerlukan pembuangan khusus serta bahan kimia, kemasan, dan bahan non – biodegradable lainnya.

Jadi, jika Anda memutuskan berhenti merokok mulai sekarang, Anda tidak hanya peduli terhadap kesehatan diri sendiri, tapi juga orang – orang tercinta dan lingkungan.

Satu bungkus rongkok membutuhkan kertas, tinta, kertas kaca, foil dan lem untuk mengemas. Semua bahan-bahan itu bisa menjadi limbah yang bisa mengancam keberlangsungan hidup anak-anak dan cucu-cucu kita nanti. Maka, cobalah melakukan perenungan untuk apa Anda merokok dan apa dampaknya terhadap kehidupan ini.