Cat dasar tembok wajib digunakan sebelum pengecatan utama agar permukaan lebih halus, cat lebih merekat, tahan jamur, dan hasil akhir lebih maksimal.
BARISAN.CO – Mengecat tembok merupakan salah satu cara terbaik untuk mempercantik tampilan rumah. Namun ternyata, pengecatan tembok tidak selalu bisa memperindah tampilan rumah.
Kadang pengecatan malah bisa mengakibatkan rumah terlihat kurang menarik. Hal ini bisa terjadi karena tidak menggunakan cat dasar atau primer saat pengecatan.
Padahal cat ini wajib digunakan sebelum melakukan pengecatan utama karena manfaatnya banyak. Untuk mengetahui apa saja manfaatnya, lihat ulasan berikut ini.
Manfaat Utama Penggunaan Cat Dasar Tembok
Banyak pemilik rumah memilih untuk menggunakan cat dasar sebelum menggunakan cat utama karena pemakaian cat ini bisa mendatangkan banyak manfaat seperti di bawah ini.
Meningkatkan Daya Rekat
Cat dasar mempunyai kemampuan yang sangat bagus dalam meningkatkan adhesi atau daya rekat antara cat warna utama dengan permukaan tembok.
Tanpa menggunakan cat ini maka cat utama tidak dapat merekat secara sempurna karena tembok mengandung material bangunan yang dapat membuat tekstur tembok menjadi tidak rata, seperti plester dan semen.
Kalau tembok langsung dicat tanpa cat dasar maka cat mudah mengelupas. Dengan menggunakan cat primer atau dasar maka permukaan tembok menjadi lebih halus sehingga cat utama bisa menempel dengan lebih baik.
Memperhalus Permukaan Tembok
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa permukaan tembok tidaklah sempurna. Kadang pada permukaan tembok terdapat bekas dempul, noda, tekstur yang tidak rata dan retakan kecil. Kalau memaksakan untuk mencat tembok dengan permukaan seperti itu maka hasil yang didapatkan jauh dari kata sempurna.
Untuk memperhalus permukaan dinding maka perlu mengaplikasikan cat dasar tembok. Cat ini akan berperan sebagai lapisan penutup yang dapat menutup pori-pori di permukaan tembok sehingga permukaannya menjadi lebih halus dan lebih mudah dicat.
Melindungi Tembok dari Jamur dan Kelembapan
Cat tembok sering sekali mengalami kerusakan karena kelembaban, lumut dan jamur. Tembok yang mengalami kerusakan karena penyebab-penyebab tersebut biasanya tidak dilapisi cat dasar. Kalau sebelum pengecatan utama sudah mengecat tembok dengan cat dasar akan sangat berbeda.
Permukaan tembok tidak mudah terkena jamur karena cat dasar mempunyai kandungan anti jamur dan anti lembab yang bisa melindungi permukaan tembok secara maksimal.
Selain itu, cat ini juga berperan menjadi penghalang antara cat utama dengan permukaan tembok sehingga tidak terjadi penebusan kelembaban yang mengakibatkan noda hitam pada cat.
Menghemat Biaya
Penggunaan cat dasar memang membutuhkan biaya tambahan namun penggunaan cat ini bisa menghemat biaya dalam jangka panjang.
Penggunaan cat ini bisa membuat daya rekat menjadi lebih bagus sehingga cat utama bisa menempel secara sempurna sehingga tidak perlu melakukan pengecatan secara berulang kali. Hal inilah yang akan membuat biaya pemeliharaan dan pengecatan ulang bisa lebih hemat.
Tata Cara Menggunakan Cat Dasar
Agar cat dasar bisa menempel secara sempurna maka perlu melakukan pengecatan yang baik dan benar. Caranya adalah dengan membersihkan permukaan tembok terlebih dahulu dari sisa cat lama, minyak, kotoran dan debu.
Setelah permukaannya sudah bersih, selanjutnya tinggal memperbaiki permukaan dinding yang tidak rata dengan cara mendempul bagian-bagian yang berlubang atau tidak rata.
Setelah di dempul, selanjutnya amplas permukaan tembok supaya rata dan halus. Jika sudah, tinggal mengecat permukaan dengan cat dasar. Usahakan untuk memakai roller atau kuas yang sesuai dengan ukuran area.
Agar hasilnya rapi sebaiknya lakukan pengecatan dari bagian atas ke bawah secara berulang sampai cat menutupi seluruh permukaan tembok. Setelah selesai mengecat, tinggal diamkan selama 1 sampai 4 jam agar cat dasar mengering secara sempurna. []









