Scroll untuk baca artikel
Nasional

Anies Baswedan Terima Penghargaan Freedom of the City of London, Sejajar dengan Winston Churchill dan Nelson Mandela

×

Anies Baswedan Terima Penghargaan Freedom of the City of London, Sejajar dengan Winston Churchill dan Nelson Mandela

Sebarkan artikel ini
Anies Baswedan Freedom of the City of London
Anies Baswedan dalam penganugerahan penghargaan Freedom of the City of London di Guildhall, London, Inggris.

Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan resmi menerima penghargaan sipil tertua Freedom of the City of London atas kontribusinya dalam kehidupan publik.

BARISAN.CO, LONDON – Anies Baswedan menerima penghargaan The Freedom of the City of London dalam sebuah upacara di Guildhall, London, Inggris. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi terhadap kehidupan publik.

Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Anies menceritakan prosesi penganugerahan yang berlangsung khidmat. Ia menyebut penghargaan itu bukan semata-mata pengakuan terhadap dirinya secara pribadi, melainkan juga terhadap kerja bersama yang pernah dilakukan, terutama saat dirinya mengemban amanah di Jakarta.

“Kami sadar, yang dibawa masuk ke ruangan itu bukan nama satu orang, melainkan kerja-kerja kami sebelumnya, terutama saat diberi amanah di Jakarta,” tulis Anies dalam unggahannya, Sabtu (17/10/2026).

Ia mengatakan penghargaan tersebut didedikasikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kerja bersama tersebut.

Menurut Anies, prosesi penganugerahan berlangsung dengan tata cara yang dijaga ketat. Tidak ada kamera yang diperbolehkan menyala hingga seluruh rangkaian acara selesai.

Prosesi meliputi pembacaan deklarasi, penandatanganan buku besar, serta jabat tangan yang diakhiri dengan sambutan singkat berupa penyebutan penerima sebagai “a Citizen of London”.

Anies menjelaskan, Freedom of the City of London merupakan salah satu tradisi sipil tertua di dunia yang tercatat sejak 1237. Pada awalnya, status tersebut menandai hak warga merdeka untuk berdagang di Kota London.

Dalam perkembangannya, penghargaan itu diberikan kepada individu yang dinilai berkontribusi terhadap kehidupan publik.

Sejumlah tokoh dunia tercatat pernah menerima penghargaan tersebut, di antaranya Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, J.K. Rowling, Tim Berners-Lee, dan Harry Kane.

Anies menyebut pencalonannya untuk menerima penghargaan tersebut diajukan oleh Lord Mayor of London Alastair King dan Alderman Gregory Jones.

Upacara dipimpin oleh The City Remembrancer selaku kepala protokol, dengan Alderman Vincent Keaveny, Lord Mayor London periode 2021–2022, turut mendampinginya sepanjang prosesi.

Dalam unggahannya, Anies juga menyampaikan harapan agar penghargaan tersebut menjadi pembuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan London, khususnya dalam pertukaran pengetahuan dan pengalaman pembangunan perkotaan.

Ia berharap semakin banyak wali kota, insinyur, guru, dan generasi muda Indonesia yang dapat belajar ke London. Sebaliknya, ia juga berharap London dapat belajar dari pengalaman kota-kota di Indonesia.

“Kami ini ingin penghargaan ini diperlakukan sebagai pintu, bukan piala,” tulisnya.

Anies menutup sambutannya dengan meneriakkan kata “Merdeka”, yang ia kaitkan dengan semangat bangsa Indonesia sejak 1945. Kata tersebut, menurutnya, memiliki makna freedom dalam bahasa Inggris. []