Scroll untuk baca artikel
Opini

Anies Baswedan dan Kesinambungan Kebijakan Presiden

Redaksi
×

Anies Baswedan dan Kesinambungan Kebijakan Presiden

Sebarkan artikel ini

ANIES Baswedan menghadiri Apel Siaga Pemenangan PKS Tahun 2024, di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, 26 Februari 2023. Anies yang mengenakan rompi biru tua itu tampak menaiki panggung sekitar pukul 08.00 WIB.

Setelah itu, Anies mendapat kesempatan untuk menyampaikan pidato di depan ribuan kader PKS. Anies menyinggung mengenai peran Presiden RI dari zaman Soekarno hingga Joko Widodo. Apa yang disampaikan Anies, menegaskan apa yang sudah disampaikan Presiden PKS Ahmad Shaiku sebelumnya.

Pertama, Anies menjelaskan mengenai peran Bung Karno yang telah mewariskan nation dan character building. Sebagai presiden pertama, Bung Karno telah berhasil menyatukan suku yang beragam di Indonesia sehingga menjadi satu Indonesia.

Presiden Soeharto, sebagai presiden kedua, telah mewariskan pembangunan berkelanjutan. Di masa pemerintahan presiden kedua ini, berbagai pencapaian ekonomi berhasil ditorehkan. Salah satunya adalah swasembada beras.

Anies lalu melanjutkan peran BJ Habibie yang aktif memajukan demokratisasi dan menjunjung tinggi kebebasan. Hal tersebut terlihat dari munculnya UU Pers No 40 tahun 1999, saat Habibie menjadi presiden.

Di masa berikutnya, Gus Dur meneguhkan sebagai presiden yang menjunjung tinggi nilai keberagaman dan toleransi. Di masa Gus Dur, semua masyarakat berhak merayakan hari besarnya dan tolerasi terbangun dengan sangat baik.

Setelah Gus Dur, Megawati menjadi simbol persamaan hak dan kesempatan bagi perempuan untuk memimpin negeri. Pencapaian Indonesia dengan presiden perempuan bahkan mendahului negara-negara lain yang lebih dulu nenerapkan demokrasi.

Pasca Megawati, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah sosok yang mengahadirkan stabilitas nasional dan memajukan demokrasi. Di masa pemerintah Pak SBY, berbagai pencapaian ekonomi berhasil ditorekan. Misalnya saja rasio utang negara terendah dan berhasil melunasi utang IMF.

Periode presiden ketujuh, yaitu Joko Widodo, Anies Baswedan menyatakan bahwa beliau telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. Berbagai pembangunan di era Presiden Joko Widodo memang bisa dilakukan dengan cukup masif.

Itulah salah satu isi penting pidato Anies Baswedan di acara Apel Siaga Pemenangan PKS Tahun. Anies menyebutkan bahwa setiap presiden memiliki peran penting dan kinerjanya harus terus dilanjutkan.

Anies berjanji akan melengkapi, meluruskan dan memperkuat pembangunan bangsa. Terutama di bidang ekonomi kerakyatan, supremasi hukum, pemerataan ekonomi dan mewujudkan keadilan sosial. Melalui pidato tersebut, Anies Baswedan menegaskan, bahwa ia terus melanjutkan kerja-kerja presiden sebelumnya.

Hal ini menjawab tegas tudingan tendensius dari sebagian orang yang menganggap Anies Baswedan tidak akan melanjutkan kerja presiden sebelumnya saat terpilih menjadi presiden. [rif]