Kesehatan

Ingin Sistem Imun Anak Kuat? Perbaiki Dulu Pencernaanya!

Avatar
×

Ingin Sistem Imun Anak Kuat? Perbaiki Dulu Pencernaanya!

Sebarkan artikel ini
Pencernaan sehat, awal sistem imun anak yang kuat. Ilustrasi: Kalbe Nutritionals.

BARISAN.CO – Daya tahan tubuh yang kuat dimulai dari pencernaan yang sehat. Sebab hampir 70 persen komponen sistem kekebalan tubuh pada manusia terdapat pada jaringan usus.

Maka, jika Bunda ingin sistem imun Si Kecil baik, perbaiki dulu saluran pencernaanya. Semakin baik sistem pencernaan Si Kecil, maka penyerapan nutrisinya akan semakin maksimal. Dengan begitu metabolisme Si Kecil menjadi lancar dan tak gampang sakit.

Demikian yang disampaikan dr. Muliaman Mansyur, Head of Medical Kalbe Nutritionals pada siaran pers yang diterima Barisan.co, kemarin malam (10/3/2021).

“Jika fungsi pencernaan tidak bekerja dengan baik, maka penyerapan nutrisi akan turut berkurang, sehingga mengganggu daya tahan tubuh, dan penyakit akan mudah menyerang. Sebaliknya, ketika saluran pencernaan dalam keadaan sehat, Si Kecil dapat menyerap nutrisi makro dan mikro lebih maksimal. Tentu hal ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh yang optimal,” paparnya.

Untuk menjaga sistem pencernaan Si Kecil, pastikan Bunda memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya. Terdiri dari nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan mikro (vitamin dan mineral). Nutrisi-nutrisi tersebut diperlukan agar setiap proses biologis anak berjalan dengan optimal.

“Nutrisi harian ini berperan penting untuk menjaga sistem pencernaan Si Kecil. Para orang tua sangat dianjurkan memenuhi nutrisi harian yang baik dan seimbang karena sistem pencernaan membentuk 70 persen sel‐sel imunitas tubuh dan memengaruhi kualitas kesehatan anak secara menyeluruh. Tak heran bila sistem pencernaan kerap disebut ‘otak kedua’ manusia.  Di dalamnya, terdapat miliaran bakteri baik yang merangsang sistem kekebalan tubuh,” tambah dr. Muliaman.

Bunda bisa memberikan makanan sehat dan seimbang berupa susu, sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, bunda juga bisa memberikan makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik

Beberapa makanan yang mengandung probiotik adalah yoghurt, keju, kefir, tempe, kimchi (sayuran fermentasi khas Korea), acar, dan miso (saus masakan ala Jepang). Sementara makanan prebiotik di antaranya semangka, kacang merah, oat, rumput laut, kacang almond, bawang bombay dan putih.

Baik prebiotik maupun probiotik berkaitan erat dengan bakteri. Probiotik adalah bakteri baik. Sementara prebiotik merupakan asupan makanan yang menunjang pertumbuhan baik tersebut.

Usus manusia menjadi tempat hidup bagi sebagain besar bakteri dalam tubuh. Koloni mikroorganisme ini memainkan peran penting dalam pencernaan, mengekstraksi nutrisi dari makanan dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Untuk menunjang prebiotik, maka diperlukan probiotik.

Adapun serat pangan inulin menjadi salah satu pilihan nutrisi yang bermanfaat bagi sistem pencernaan anak. Jenis karbohidrat ini mengandung prebiotik yang menjadi sumber asupan bakteri baik dalam tubuh agar jumlahnya tetap terjaga.

Serat pangan inulin adalah sejenis serat yang digolongkan ke dalam prebiotik dari jenis karbohidrat rantai panjang alami, yang berasal dari chicory root (sejenis umbi-umbian).

Prebiotik yang dikandung serat pangan inulin berfungsi sebagai stimulator untuk mendukung kinerja bakteri baik yang ada di usus manusia yang disebut mikroflora. Prebiotik, yang tidak bisa dicerna usus halus ini masuk secara utuh ke dalam usus besar dan bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan penyerapan kalsium.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *