Scroll untuk baca artikel
Ragam

Struktur dan Manajemen Klub Sepak Bola Profesional

Redaksi
×

Struktur dan Manajemen Klub Sepak Bola Profesional

Sebarkan artikel ini
Menejemen Sepak Bola Profesional
Ilustrasi foto/Pexels.com

Olahraga ini merupakan bisnis besar, bernilai triliunan rupiah, setara dengan sebuah perusahaan besar di pasar modal.

BARISAN.CO – Olahraga sepak bola menjadi olahraga yang dimintai banyak orang. Selain menyenangkan untuk ditonton, sebenarnya mengandung banyak pelajaran manajemen dari pelaku utamanya.

Olahraga ini merupakan bisnis besar, bernilai triliunan rupiah, setara dengan sebuah perusahaan besar di pasar modal. Oleh karenanya, pengelolaan sebagai entitas bisnis dapat kita pelajari dari sepak bola.

Kub sepak bola dengan cepat telah mengalami korporatisasi, sehingga manajemennya kini dikelola secara profesional. Layaknya sebuah perusahaan, di dalamnya tidak terlepas dari struktur organisasi.

Membahas apa saja struktur dan posisi yang ada pada klub sepakbola profesional, berikut beberapa komponennya :

Pemilik Klub (Owner)

Pemilik klub berada di posisi paling tinggi dari struktur sebuah klub. Ia sebagai pengendali utama sekaligus penyokong dana bagi klub tersebut. Kepemilikan klub dapat dimiliki individu atau kelompok. Pemilik individu, misalnya, ada Sheikh Mansour yang memiliki Manchester City. Sedangkan, dari non-individu ada Real Madrid dan Barcelona yang mayoritas kepemilikannya dimiliki oleh para fansnya.

Presiden klub

Presiden klub adalah orang yang dipekerjakan oleh pemilik klub sebagai orang dengan posisi tertinggi di dalam manajemen klub. Ia mengawasi kegiatan klub secara harian dan bertugas untuk mengevaluasi kinerja klub, mulai dari manajemen, pemain hingga staf. Karena hal itu, presiden klub juga dapat membuat suatu keputusan secara langsung.

Direktur klub

Di dalam struktur, direktur bekerja dibawah presiden klub. Umumnya, komposisi direktur dibagi ke dalam beberapa tugas yang berbeda-beda. Misalkan, direktur keuangan bertanggungjawab mengurusi kondisi finansial klub. Sedangkan, direktur pemasaran mengurusi segala kegiatan yang berhubungan dengan citra dan popularitas klub.

Ada juga direktur teknik yang biasanya diisi oleh orang yang sangat mengenal sepak bola. Tugasnya adalah mengatur kebijakan transfer pemain, menanamkan filosofi cara bermain, dan bahkan mengevaluasi prestasi klub.

Manajer

Manajer di dalam klub bertugas untuk mengurusi hal-hal detail diluar lapangan seperti perekrutan pemain dan negosiasi.

Pelatih kepala

Di dalam hirarki struktur organisasi, pelatih kepala dan manajer berada di posisi yang setara. Bahkan, kadang,jabatan ini dirangkap oleh satu orang. Mengemban tugas teknis seperti manajer, tapi pelatih kepala lebih mengurusi hal-hal di dalam lapangan seperti mempersiapkan taktik, mempersiapkan sesi latihan dan memberikan instruksi saat pertandingan berlangsung.

Asisten pelatih

Dalam mengemban tugas kepelatihan, pelatih kepala memiliki tim asisten pelatih. Mereka menjadi tangan kanan pelatih kepala, sekaligus juga menjadi teman diskusi pelatih kepala apabila taktik tidak berjalan dengan baik. Kadangkala, asisten pelatih dapat menggantikan pelatih saat melakukan konferensi pers dan memberikan motivasi kepada para pemain.

Pelatih kiper

Seringkali, pelatih kepala tidak sempat memantau secara detil perkembangan dan performa kiper, sehingga tugas ini diemban secara spesifik oleh pelatih kiper.

Pelatih kebugaran

Pelatih kebugaran tugasnya lebih spesifik memantau kondisi fisik para pemain agar selalu berada pada performa terbaik.

Dokter tim

Mereka bertugas untuk mengatasi masalah-masalah pemain terkait dengan cedera dan penurunan kondisi fisik pemain. Dokter tim tidak bekerja sendirian, ia akan dibantu oleh fisioterapi yang selalu sigap memberikan pertolongan pertama saat pemain terkena cedera dan memantau perkembangan cedera pemain tersebut.

Sport saintis

Sports saintis merupakan bagian yang menganalisa seluruh perkembangan pemain di luar teknik seperti aspek psikologis, gizi pemain, fisioterapi kedokteran, dan fisik pemain.

Data analis

Di  era sepak modern, seorang pelatih biasanya membutuhkan seorang data analis yang bertugas memantau tim lawan sebelum pertandingan dengan pendekatan data statistik, baik itu data mengenai kelebihan dan kekurangan calon lawannya. Ia juga memberikan data perkembangan para pemain kepada pelatih kepala.

Tim pemandu bakat

Terakhir, tim pemandu bakat. Biasanya, klub sepakbola memiliki tim muda dan tim akademi. Disitulah peran tim pemandu bakat, yakni memantau perkembangan pemain di dalam tim muda atau tim akademi untuk dipromosikan kedalam tim utama. Keistimewaan yang dimiliki tim pemandu bakat adalah mereka dapat berkeliling dunia untuk mencari bakat terbaik dalam sepakbola agar dapat bergabung dengan klubnya.

Jadi, itulah struktur organisasi di dalam manajemen klub sepak bola profesional beserta posisinya di dalam klub yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. [Diautoriq Husain/Rif]