Hasil penelitian membuktikan aktivitas anti kanker serai menunjukkan hasil menjanjikan dalam pencegahan kanker kulit. Penelitian lain menunjukkan serai membantu menghambat pertumbuhan sel kanker hati fase awal dan mencegah pembentukan lebih lanjut. Efek lain, serai dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.
Pemakaian daun serai juga bermanfaat untuk merawat kecantikan, misalnya memperindah kulit. Efek penggunaan kosmetik yang mengandung daun serai adalah menghilangkan jerawat dan berfungsi sebagai penyegar.
“Serai bermanfat sebagai tonik kulit dan sebagai pembersih yang efektif bagi kulit berminyak atau berjerawat karena sifat astringen dan antiseptik. Sebab, serai memperkuat jaringan kulit dan mengencangkan pori-pori serta mensterilkan,” tutur ahli farmasi RS dr Kariadi Semarang itu.
Serai sangat baik pula untuk detoksifikasi tubuh, dapat membantu membersihan racun dan virus berbahaya keluar dari tubuh karena bersifat diuretik. Detoksifikasi membantu memperlancar fungsi berbagai organ tubuh, termasuk hati dan ginjal, serta membantu menurunkan kadar asam urat.
Efek diuretik serai membantu meningkatkan jumlah dan frekuensi buang air kecil sehingga menjaga kesehatan pencernaan. Serai untuk detoksifikasi melalui peningkatan jumlah buang air kecil. Hal itu tentu sangat bermanfaat membuat seluruh organ pencernaan seperti hati, pankreas, ginjal, dan kandung kemih bersih dan sehat karena beragam racun tersingkir.
Meski aman, kata Alkhamudi, penggunaan teh herbal serai dapat mengakibatkan reaksi alergi pada beberapa orang. Jika ada gejala alergi, dia menganjurkan segera menghentikan penggunaan dan mencari bantuan medis.
Minyak serai murni tak harus diterapkan secara langsung ke tubuh karena dapat mengakibatkan reaksi berbahaya. ”Karena itu selalu dianjurkan menghindarkan minyak serai murni dari jangkauan anak,” ucap pria kelahiran 4 November 1968 itu.
Khasiat Serai
1. Batuk
Gunakan sebatang daun serau, 1 jempol jahe bakar, 1/2 jari kayu manis, 7 biji cengkih, 7 biji kapulaga dalam empat gelas air. Rebus dengan menambahkan sedikit garam dan gula merah. Minum ramuan itu pagi dan sore hari hingga batuk hilang.
2. Rematik
Rebus 7 batang sereh, segenggam daun jeruk nipis dalam enam gelas air sampai mendidih, lalu campurkan air dingin secukupnya, untuk beredam kira-kira setengah jam. Lakukan rutin sampai sembuh.
3. Detoksifikasi
Rebus 70 gram serai dengan air 100 cc, lalu minum air rebusan itu pada pagi hari sebelum mengonsumsi makanan atau minuman lain. Biarkan sejam sebelum menyantap makanan lain.