Kuliner & Wisata

Mensyukuri Semburat Fajar di Penanjakan, Bromo

Arbain Nur Bawono
×

Mensyukuri Semburat Fajar di Penanjakan, Bromo

Sebarkan artikel ini
Dokumentasi foto Arbain Nur Bawono.

BARISAN.COGunung Bromo merupakan salah satu keindahan nusantara yang sudah terkenal ke seluruh penjuru dunia. Tidak heran jika kawasan Gunung Bromo tidak pernah sepi dari pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kawasan itu secara administratif mencakup wilayah Kabupaten Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang. Kabupaten-kabupaten itu menjadi alternatif untuk memulai penjelajahan ke kawasan Gunung Bromo.

Jika menempuh perjalanan dari Kabupaten Probolinggo, dari pusat kota melajulah ke arah Jember atau Banyuwangi. Sesampainya di pertigaan Sukapura, berbeloklah ke kanan dan mulai menempuh jalur mendaki. Semakin ke atas semakin berkelok.

Beristirahatlah sejenak di Cemoro Lawang, desa terakhir sebelum Penanjakan yang banyak tersedia penginapan dan persewaan jeep untuk menelusuri kawasan Bromo.

Tentu saja menginap di manapun, apakah di Probolinggo, Sukapura, atau Cemara Lawang tidak masalah asal menjelang matahari terbit sudah berada di Penanjakan. Jika tidak, lewatlah momentum untuk dapat menikmati keindahan fajar di Bromo.

Jika menginap di Cemoro Lawang, biasanya pukul 3 dini hari sudah harus bersiap naik ke Penanjakan menggunakan jeep. Jangan lupa melengkapi diri dengan jaket, kaos tangan, dan kupluk untuk mengatasi udara dingin.

Sembari menunggu matahari terbit, hangatkan diri dengan kopi, mie, ataupun gorengan yang dijual di warung sekitar parkiran jeep. Sempatkan juga menunaikan salat subuh berjamaah di musala. Lanjutkan dengan berjalan beberapa ratus meter menuju titik pandang untuk menyaksikan keindahan singsing matahari pagi.

Ratusan pasang mata dan kamera setia mengarah ke ufuk. Decak kagum mulai terdengar manakala semburat cahaya keemasan berlahan menyapu kegelapan. Ketika langit semakin terang, samar terlihat gumpalan awan yang terpendar cahaya fajar. Syukur kepada Sang Pencipta yang telah menitipkan keindahan alam ini di bumi nusantara.

Dokumentasi foto Arbain Nur Bawono.

Jangan buru-buru meninggalkan Penanjakan. Nantikan cahaya matahari benar-benar telah menerangi kawasan TNBTS.

Berturut-turut dari kejauhan, tampak berjajar sosok perkasa Gunung Semeru, Gunung Batok, dan Gunung Bromo. Gumpalan awan menyelimuti punggung gunung-gunung itu. Sungguh menakjubkan menikmati keanggunan ketiga gunung itu dari Penanjakan, seakan berada di negeri di atas awan.

Puaskan rasa kagum itu sebelum memulai petualangan yang berbeda. Di bawah sana, di kaki Gunung Bromo, menanti petualangan yang tak kalah menakjubkan.

Bayangkan sebuah pengalaman mengarungi lautan pasir yang terhampar luas bagai tak bertepi. []

Ikuti seri ‘Ingatan Perjalanan‘ Barisanco yang lain, atau tulisan ‘Arbain Nur Bawono‘ selengkapnya di blog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *