Scroll untuk baca artikel
Daerah

Trah Mbah Karsidin-Karminah Kumpul Bocah, Ratusan Keturunan Padati Silaturahmi Akbar di Grobogan

Redaksi
×

Trah Mbah Karsidin-Karminah Kumpul Bocah, Ratusan Keturunan Padati Silaturahmi Akbar di Grobogan

Sebarkan artikel ini
trah mbah karsidin-karminah
Keceriaan anggota keluarga dari berbagai daerah saat saling menyapa dan berjabat tangan dalam agenda silaturahmi akbar Trah Mbah Karsidin-Karminah.

Melalui silaturahmi akbar di Grobogan, keluarga besar Trah Mbah Karsidin-Karminah mempertemukan ratusan keturunan lintas generasi untuk menjaga kebersamaan agar tidak terputus jarak.

BARISAN.CO, GROBOGAN – Keluarga Besar Trah Mbah Karsidin-Karminah menggelar silaturahmi akbar di Desa Sambung, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, Minggu (25/10/2026).

Mengusung tema “Guyub Rukun, Sesarengan Mbangun Silaturahmi”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat persaudaraan, mengenang leluhur, sekaligus membangun kebersamaan lintas generasi.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan keluarga dari berbagai daerah yang merupakan keturunan Mbah Karsidin dan Mbah Karminah. Meski tinggal berjauhan, para anggota keluarga berkumpul untuk bersilaturahmi, berdoa bersama bagi para leluhur, serta bermusyawarah mengenai keberlanjutan hubungan kekeluargaan.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan itu adalah pembentukan arisan keluarga sebagai wadah untuk menjaga komunikasi dan memperkuat ikatan persaudaraan. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui konsep potluck, yakni setiap keluarga membawa makanan dan jajanan untuk dinikmati bersama.

Kamsari, selaku tuan rumah sekaligus sesepuh keluarga, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran anggota keluarga yang datang dari berbagai daerah. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menjaga silaturahmi agar tidak terputus oleh jarak maupun perbedaan generasi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu, semua bisa hadir, dari yang dekat sampai yang jauh. Tujuan kita cuma satu, jangan sampai putus silaturahmi. Mbah Karsidin dan Mbah Karminah dulu mengajarkan kita untuk rukun. Kalau kita guyub, rezeki akan lancar, keluarga akan kuat. Saya berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk anak cucu kita,” ujar Kamsari.

Semangat menjaga persaudaraan tersebut juga mendapat sambutan positif dari generasi muda. Atik, salah satu peserta termuda, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan saudara yang selama ini hanya dikenal melalui nama atau cerita keluarga.

“Senang sekali bisa ikut. Selama ini hanya tahu nama saja, sekarang bisa tatap muka, kenalan langsung. Ternyata saudara kita banyak dan dari mana-mana. Semoga silaturahmi ini tidak berhenti di sini saja, kami yang muda siap untuk melanjutkan,” ungkap Atik.

Silaturahmi Jadi Cara Menjaga Persaudaraan Lintas Generasi

Pertemuan keluarga ini tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga upaya menjaga warisan nilai-nilai luhur yang ditanamkan para leluhur. Melalui silaturahmi, anggota keluarga dapat saling mengenal, memperkuat komunikasi, serta membangun kepedulian untuk saling membantu dalam berbagai keadaan.

Bagi generasi muda, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenal asal-usul keluarga dan mempererat hubungan dengan saudara yang tinggal di daerah berbeda. Sementara bagi generasi yang lebih tua, pertemuan ini menjadi sarana meneruskan nilai kerukunan dan kebersamaan kepada anak cucu.

Hasil musyawarah menyepakati bahwa pertemuan keluarga besar Trah Mbah Karsidin-Karminah akan digelar secara rutin setiap enam bulan sekali. Lokasi pertemuan selanjutnya akan dilakukan secara bergiliran dari rumah ke rumah anggota keluarga.

Kesepakatan tersebut diharapkan membuat silaturahmi tidak berhenti pada satu acara, tetapi menjadi tradisi keluarga yang terus terjaga dari generasi ke generasi.

Melalui agenda rutin ini, keluarga besar Trah Mbah Karsidin-Karminah berharap dapat terus memelihara kerukunan, saling mendukung dalam suka maupun duka, serta menjaga persaudaraan sebagai warisan berharga dari para leluhur. []