Memaknai Secara Mendalam Atas Kuasa Allah Dibalik Ujian Pandemi

  • Whatsapp
Syukur
Mensyukuri nikmat Allah/Ilustrasi: freepik.com

BARISAN.CO – Dunia ini sementara, akhirat itu selamanya. Kesulitan di dunia tidak ada apa-apanya, jika dibandingkan siksaan di akhirat. Allah mendengar setiap lantunan doa yang dilafadzkan hambanya.

Maka hendaknya manusia memiliki rasa syukur. Syukur atas apa yang diberikan oleh Allah tanpa mengeluhkan apapun.

Bacaan Lainnya

Tak perlu menyombongkan kebaikan yang diberikan kepada orang lain. Sekecil apapun malaikat akan mencatat setiap perbuatan baik tersebut.

Kesulitan yang dihadapi manusia saat ini, tidaklah diluar kehendak Allah Swt. Sehingga perlu untuk merenungkan atas apa yang telah diperbuat dan apa yang akan diperbuat.

Allah akan memberikan kemudahan di hari ke depan. Namun, janganlah menjadi kufur atas kesulitan yang dihadapi saat ini karena apapun rencana Allah adalah hal baik untuk umat-Nya itu sendiri.

Sehingga perlu bagi seluruh manusia untuk meminta ampunan jika sebelumnya menyalahkan Allah karena hidup tidak lebih baik dari sebelumnya pandemi. Kunci kebahagiaan ialah sabar dan syukur. Selain itu, ikhlas menerima suratan yang telah diberikan oleh Allah.

Manusia tak luput dari kesulitan. Akan tetapi, ada berbagai cara menghadapinya. Ada yang menyerah dan ada pula yang mencari hikmah di balik kesulitan itu.

Setiap kesulitan manusia ujian yang Allah sebagai bentuk sayang kepada hambanya. Barang siapa bersabar dan lapang dalam menghadapi kesulitan, maka ia adalah pemenang dalam kehidupan.

Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini bukan hanya menguji fisik, namun juga mental seluruh manusia di dunia. Ada yang kehilangan pekerjaan, rumah, bahkan orang-orang yang tercinta.

Namun manusia tidak boleh menyesali ketetapan yang telah diberikan oleh Sang Maha Kuasa karena telah disebutkan di dalam Al Quran. Rezeki, jodoh, dan kematian telah digariskan oleh Allah Swt.

Manusia boleh berencana, tetapi Allah yang menentukan. Sebab itulah, sebagai umat-Nya diwajibkan untuk bersyukur.

Sebaik-baik manusia ialah yang bersyukur dan bersabar atas kehendak Allah Swt. Percayalah bahwa hal baik akan datang seiringnya waktu.

Jazakumullah Khairan. Semoga Allah selalu membalas kalian dengan kebaikan.

Pos terkait