Scroll untuk baca artikel

Memahami Angka Kemiskinan di Indonesia [Bagian Dua]

Blog

BPS mengukur kemiskinan dengan menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

Memahami Angka Kemiskinan di Indonesia [Bagian Satu]

Blog

Jumlah penduduk miskin di Indonesia pada bulan Maret 2020 sebanyak 26,42 juta orang, sebagaimana diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 15 Juli lalu. Sebanyak 11,16 juta orang berdomisili di perkotaan, dan 15,26 juta orang di perdesaan.

Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Lima]

Blog

Dapat dicermati tentang pertumbuhan masing-masing sektor ekonomi. Antara lain diketahui bahwa selama periode 2011-2019 terdapat sembilan sektor ekonomi yang tumbuh melebihi rata-rata. Rata-rata dimaksud merupakan angka pertumbuhan ekonomi.

Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Tiga]

Blog

Tujuan utama menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) adalah meringkas kinerja perekonomian dalam ukuran sederhana, yaitu uang. Namun jika hanya membandingkan PDB harga berlaku pada suatu tahun dengan tahun sebelumnya dapat menyamarkan kinerja dimaksud. Nilai PDB meningkat bukan hanya karena jumlah produksi, melainkan juga ada faktor kenaikan harga.

Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Dua]

Blog

Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada tahun 2019 sebesar 15.834 triliun rupiah. PDB memakai konsep wilayah, sehingga termasuk data produksi oleh nonpenduduk (asing) di Indonesia. Faktor itu bisa dikeluarkan dalam perhitungan, dan pada saat bersamaan menambahkan produksi oleh penduduk Indonesia di luar negeri.

Defisitnya Mau Seberapa Lebar Bu Menkeu?

Blog

Perppu yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang oleh DPR tersebut, mengubah target Pendapatan menjadi jauh lebih rendah dan menambah belanja. Defisit APBN “Perubahan” 2020 direncanakan menjadi sebesar Rp852,9 triliun. Disebut bahwa rasionya atas PDB sebesar 5,07%