Secara demokratis, pemimpin yang baik hanya perlu tunduk pada pengawasan publik baik melalui hukum yang berlalu maupun kontrol sosial dari masyarakat.
Blog
Your blog category
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Enam]
PDB dapat pula disebut sebagai output perekonomian nasional. Secara teoritis, bisa ditelusuri ke mana perginya seluruh output tersebut. Dipergunakan untuk apa dan oleh siapa saja.
Perkembangan Produksi Daging Sapi di Indonesia dari Tahun 2000-2019
Dalam hampir 20 tahun terakhir, perkembangan produksi daging sapi di Indonesia relatif mengalami kenaikan. BPS mencatat, produksi daging sapi yang pada tahun 2000 sejumlah 399,94 ribu ton
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Lima]
Dapat dicermati tentang pertumbuhan masing-masing sektor ekonomi. Antara lain diketahui bahwa selama periode 2011-2019 terdapat sembilan sektor ekonomi yang tumbuh melebihi rata-rata. Rata-rata dimaksud merupakan angka pertumbuhan ekonomi.
Ultah Ke-22 PKB, Mengemban Amanah Kyai
Barisan.co – Memperingati ulang tahunnya yang ke-22, Partai…
Memanas! Kedubes China di Amerika Diteror Bom dan Pembunuhan
Hubungan negara Amerika dan China semakin memanas. Setelah Amerika menuduh bahwa Covid-19 adalah ulah komunis China, kedutaan besar China di Washington mendapatkan ancaman teror bom dan juga pembunuhan.
Nihil Hasil TPF Bentukan Yassona Laoly Mencari Harun Masiku
Menteri Hukum dan HAM membentuk tim gabungan independen untuk menelusuri dan mengungkapkan fakta-fakta terkait masuknya tersangka Harun Masiku dari Singapura ke Indonesia.
Ngeri-Ngeri Sedap Politik Dinasti
Partai politik hari ini sesuai dengan definisi Friedrich yaitu sekelompok manusia yang terorganisasi yang stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan kekuasaan pemerintahan.
INFOGRAFIS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 1969-2019
PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA 1969-2019. Rata-rata 1969-1997: 6,77%. Pada 1998 (-13,13%) dan 1999 (0,79%). Rata-rata 2000-2004: 4,57%. Rata-rata 2005-2019: 5,72%. Rata-rata 2015-2019: 5,03%
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Empat]
Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp13.834 triliun pada tahun 2019 merupakan nilai tambah dari jutaan jenis barang dan jasa. BPS membuat pengelompokkan dalam perhitungan dan penyajian hasilnya.
Idul Adha Datang Tepat Waktu
Idul Adha jatuh pada 31 Juli 2020. Potensi ekonomi ritual tahunan ini tidak pernah kecil. Di tengah pandemi, saat masyarakat kesulitan mengakses pangan, ombak hewan ternak adalah berkah.
Mendesak Akuntabilitas Penanganan Covid-19
Awalnya, Covid-19 merupakan isu kesehatan di Wuhan, China. Kemudian ia berkembang menjadi isu sosial, ekonomi, dan politik. Wabah Covid-19 lalu menjadi isu global karena menerpa lebih dari 204 negara. Setiap negara mempunyai tingkat keterpaparan wabah yang berbeda, sehingga cara merespon dan menangani wabah Covid-19 ini berbeda pula.
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Tiga]
Tujuan utama menghitung Produk Domestik Bruto (PDB) adalah meringkas kinerja perekonomian dalam ukuran sederhana, yaitu uang. Namun jika hanya membandingkan PDB harga berlaku pada suatu tahun dengan tahun sebelumnya dapat menyamarkan kinerja dimaksud. Nilai PDB meningkat bukan hanya karena jumlah produksi, melainkan juga ada faktor kenaikan harga.
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Dua]
Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atas dasar harga berlaku pada tahun 2019 sebesar 15.834 triliun rupiah. PDB memakai konsep wilayah, sehingga termasuk data produksi oleh nonpenduduk (asing) di Indonesia. Faktor itu bisa dikeluarkan dalam perhitungan, dan pada saat bersamaan menambahkan produksi oleh penduduk Indonesia di luar negeri.
Gibran! Kepentingan Pragmatis dan Melayani Oligarki
Barisan.co – Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran…
Setelah Jateng, Pesan Berantai Denda Tidak Memakai Masker Rp250.000 Menimpa DKI Jakarta
Barisan.co – Provinsi Jawa Tengah dihebohkan dengan hoax…
INFOGRAFIS: Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia 1990-2019
Data : Awalil Rizki
Design: Busthomi Rifai
Mengenal Produk Domestik Bruto [Bagian Satu]
Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada tahun 2019 diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar Rp15.833,94 triliun.